Peraturan Baru Naik Pesawat: Vaksin Lengkap Antigen, Vaksin 1 Dosis Wajib PCR

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 02 Nov 2021 11:30 WIB
Kotoran manusia bocor dari pesawat terbang: Pengalaman sangat menjijikkan, ketika seorang pria dan seluruh pekarangannya kejatuhan
Ilustrasi pesawat (Foto: BBC Magazine)
Jakarta -

Peraturan baru naik pesawat Jawa Bali diterbitkan oleh pemerintah. Syarat tes Corona bagi calon penumpang kembali ke awal sebelum ada kewajiban PCR untuk semua penumpang.

Saat ini, calon penumpang yang sudah divaksin dua kali bisa naik pesawat dengan menunjukkan hasil tes rapid antigen.

Isi Peraturan Baru Naik Pesawat

Peraturan baru naik pesawat ini dimuat dalam Inmendagri Nomor 57 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, level 2 dan level 1 COVID-19 di Jawa dan Bali. Aturan ini ditandatangani Mendagri Tito Karnavian, Senin (1/11/2021).

"Menunjukkan antigen H-1 bagi pelaku perjalanan yang sudah vaksin 2 kali," demikian bunyi Inmendagri tersebut.

Dalam aturan terbaru itu, tes PCR hanya diperuntukkan bagi penumpang yang baru divaksin satu kali. Masa berlaku tes tersebut menjadi 3 hari.

Aturan itu berlaku bagi penumpang pesawat yang hendak keluar/masuk Jawa-Bali juga terbang antar wilayah Jawa-Bali.

"Atau PCR H-3 bagi pelaku perjalanan yang bari divaksin 1 kali untuk moda transportasi pesawat udara yang masuk/keluar Jawa-Bali," lanjutnya.

Peraturan Baru Naik Pesawat Lengkap

Berikut isi lengkap peraturan baru naik pesawat Wilayah Jawa-Bali:

1. Menunjukkan kartu vaksin
2. Menunjukkan antigen H-1 bagi pelaku perjalanan yang sudah vaksin 2 kali atau PCR H-3 bagi pelaku perjalanan yang bari divaksin 1 kali untuk moda transportasi pesawat udara yang masuk/keluar Jawa-Bali
3. Menunjukkan antigen H-1 bagi pelaku perjalanan yang sudah vaksin 2 kali atau PCR H-3 bagi pelaku perjalanan yang bari divaksin 1 kali untuk moda transportasi pesawat udara antar wilayah Jawa-Bali.

Sebelumnya, peraturan baru naik pesawat ini diumumkan oleh Menko PMK Muhadjir Effendy. Peraturan ini disampaikan setelah kebijakan wajib PCR untuk semua penumpang menuai pro kontra.

"Untuk perjalanan ada perubahan yaitu untuk wilayah Jawa dan Bali, perjalanan udara tidak lagi mengharuskan menggunakan tes PCR tetapi cukup menggunakan tes antigen. Sama dengan yang sudah diberlakukan untuk wilayah luar Jawa non Bali," kata Menko PMK Muhadjir Effendy dalam jumpa pers virtual, Senin (1/11/2021).

Simak video 'Timeline Kebijakan PCR Naik Pesawat yang Berubah-ubah':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/imk)