Ganjil Genap Pengaruhi Jumlah Pengunjung, Ini Respons Pengelola Ragunan

Annisa RIzky Fadhila - detikNews
Sabtu, 30 Okt 2021 11:17 WIB
Pihak Taman Margasatwa Ragunan menuturkan kunjungan warga relatif lebih sedikit terkait aturan ganjil-genap yang diberlakukan di ruas jalan pintu masuk Ragunan. (Annisa RF/detikcom)
Pihak Taman Margasatwa Ragunan menuturkan kunjungan warga relatif lebih sedikit terkait aturan ganjil-genap yang diberlakukan di ruas jalan pintu masuk Ragunan. (Annisa RF/detikcom)
Jakarta -

Pejabat Humas Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Wahyudi Bambang, menuturkan kunjungan warga relatif lebih sedikit. Kondisi ini disebut terkait aturan ganjil-genap yang diberlakukan di ruas jalan yang menjadi pintu masuk Ragunan.

Dibandingkan hari Sabtu pekan lalu, katanya, kunjungan pekan lalu lebih ramai. Dia memberi contoh, merujuk data pagi ini pukul 09.00 WIB, kunjungan hari ini hanya 784 orang.

"Iya, memang minggu kemarin sempat terjadi antrean, tapi tidak terlalu panjang ya. Itu karena kemarin tidak diberlakukan ganjil-genap. Namun, untuk saat ini, kita lakukan ganjil-genap dan lumayan agak lancar jadinya," kata Wahyudi kepada detikcom di lokasi, Sabtu (30/10/2021).

Dia menuturkan, pagi ini pengunjung masih berdatangan. Namun kondisinya tidak terlalu padat seperti pekan lalu karena aturan ganjil-genap.

"Kebetulan hari ini tanggal 30, yaitu tanggal genap. Nah, untuk kendaraan motor atau mobil yang nomor pelatnya ganjil, hari ini tidak bisa masuk meskipun sudah mendaftar secara online," ujarnya.

Pihak Taman Margasatwa Ragunan menuturkan kunjungan warga relatif lebih sedikit terkait aturan ganjil-genap yang diberlakukan di ruas jalan pintu masuk Ragunan. (Annisa RF/detikcom)Foto: Annisa RF/detikcom

Dia pun memprediksi kunjungan hari ini lebih sedikit dibanding pekan sebelumnya. Namun dia belum bisa memastikan karena masih menunggu update data terakhir siang nanti.

"Karena hari ini diberlakukan ganjil-genap untuk motor dan mobil, kemungkinan pengunjung akan semakin ringkes. Karena kita memang makin mengurangi kepadatan pengunjung dengan diberlakukannya ganjil-genap ini. Tapi kita tidak tahu, nanti fakta riilnya jam 14.30 WIB untuk update data terakhir," tutur Wahyudi.

Data Kunjungan Pekan Lalu

Meski belum bisa memberikan gambaran, Wahyudi memberikan data perbandingan pekan lalu. Pada Sabtu (23/10), kunjungan mencapai 4.900 orang. Sementara warga yang mendaftar berkisar 8.000 orang.

Namun, pagi ini, kunjungan masih terpantau aman dan kondusif. Hal ini dibuktikan dengan data pengunjung pukul 09.00 WIB tadi.

"Sabtu minggu kemarin ada 4.900 orang. Ini data yang datang ya, yang mendaftar online beda lagi. Pendaftar online ekspektasinya cukup tinggi, tapi ternyata yang datang hanya 4.900 orang. Kalau untuk hari ini saya belum monitor data update-nya. Tapi untuk pukul 09.00 WIB ini masih aman, pengunjung baru ada 784 orang. Masih cukup amanlah," lanjut Wahyudi.

Dia juga menyampaikan kunjungan paling banyak didominasi oleh keluarga. Sejak Taman Margasatwa Ragunan dibuka, banyak orang tua yang membawa anaknya untuk berekreasi.

Meski jumlah pengunjung berkurang, pengelola Taman Margasatwa Ragunan tetap mendukung pencegahan penularan COVID-19. Termasuk juga dengan penerapan pembelian tiket secara online.

"Taman Margasatwa Ragunan dibuka memang salah satunya untuk memberikan suasana hiburan ataupun rekreasi bagi pengunjung. Namun jangan lengah bahwa kita belum terbebas dari pandemi. Untuk itu, kami mengimbau calon pengunjung Margasatwa Ragunan untuk tetap prokes menjadi prioritas," ujarnya.

Untuk meminimalisasi penyebaran COVID-19, Taman Margasatwa Ragunan memberlakukan protokol kesehatan yang cukup ketat. Sebelum masuk ke area dalam, pengunjung harus mencuci tangan, melakukan screening, hingga menggunakan masker sesuai standar.

Pengunjung pun tidak diperkenankan membeli tiket secara offline. Wahyudi mengatakan tiket bisa didapatkan kalau pengunjung sudah mendaftar online melalui laman Taman Margasatwa Ragunan.

"Jadi sementara ini belum bisa dilakukan pembelian tiket secara offline, karena memang ini salah satu upaya kami membatasi pengunjung ya. Ya sesuai dengan instruksi Gubernur, bahwa pengunjung hanya 25 persen atau setara dengan 15 ribu orang. Sejauh ini kita memang belum pernah sampai 25 persen atau 15 ribu orang, belum pernah. Jadi masih aman ya untuk jumlah pengunjung," jelasnya.

Pihak Taman Margasatwa Ragunan menuturkan kunjungan warga relatif lebih sedikit terkait aturan ganjil-genap yang diberlakukan di ruas jalan pintu masuk Ragunan. (Annisa RF/detikcom)Foto: Annisa RF/detikcom

Diketahui, ada dua jenis pemberlakuan ganjil-genap di Jakarta. Pada hari kerja atau weekday, ganjil-genap diberlakukan di 13 titik. Sementara itu, pada Sabtu Minggu ganjil-genap PPKM diberlakukan di lokasi wisata.

Berdasarkan SK Kadishub Nomor 438 Tahun 2021, ada tiga lokasi wisata di Jakarta yang menerapkan kebijakan ganjil genap. Aturan ini berlaku pada 22-24 Oktober 2021 dan 29-31 Oktober 2021, dimulai pada hari Jumat pukul 12.00 s/d hari Minggu pukul 18.00.

Adapun tempat wisata yang menerapkan ganjil-genap adalah sebagai berikut.

- Pintu Masuk Timur dan Barat Ancol Taman Impian
- Pintu Masuk 1 Taman Mini Indonesia Indah
- Pintu Masuk Utara dan Barat Taman Margasatwa Ragunan

Simak juga 'Ganjil-Genap Berlaku di Ragunan, Puluhan Kendaraan Diputar Balik':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/jbr)