Lalin Padat-Klakson Bersahutan Saat Polisi Tilang Mobil di Gage Fatmawati

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Jumat, 29 Okt 2021 10:03 WIB
Jakarta -

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya memberlakukan kebijakan ganjil genap (gage) di 13 ruas jalan di DKI Jakarta, salah satunya Jl Fatmawati. Akibatnya, lalu lintas (lalin) di lokasi padat.

Pantauan detikcom, Jumat (29/10/2021) sejak pukul 08.15 WIB, sejumlah polisi dan anggota Dishub berjaga di Jl RS Fatmawati Raya, Jakarta Selatan (Jaksel). Mereka memantau mobil berpelat genap karena hari ini mobil berpelat ganjil yang diperbolehkan melintas di ruas jalan tersebut.

Mobil pelat genap yang datang dari Jl RA Kartini arah Lebak Bulus dan Jl Fatmawati arah Blok M tampak ditilang polisi. Polisi langsung melakukan penilangan di pinggir jalan.

Arus lalu lintas di lokasi terpantau terhambat. Imbasnya, lalin di lokasi, khususnya di Jl RA Kartini arah Lebak Bulus, cukup padat.

Pemobil dan pemotor pun ramai membunyikan klakson. Bahkan seorang pengendara motor tampak protes kepada polisi karena membuat macet.

Bukan hanya mobil, truk berukuran besar berpelat genap juga tak lepas dari pantauan polisi. Truk itu diberhentikan di pinggir jalan sehingga lalu lintas tersendat.

Diketahui, masa sosialisasi di 10 titik perluasan gage di Jakarta telah berakhir. Mulai kemarin, para pelanggar aturan gage akan dilakukan penilangan langsung.

Untuk informasi, ganjil-genap di Jakarta semula hanya berlaku di tiga titik saja, yakni Jl Sudirman, Jl MH Thamrin, dan Jl Rasuna Said. Titik ganjil-genap ini pun diperluas ke 10 titik lainnya.

"Tiga belas kawasan ini akan berlaku mulai Senin, 25 Oktober 2021," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/10).

Berikut ini daftar lokasinya:

- Jl Sudirman
- Jl MH Thamrin
- Jl Rasuna Said
- Jl Fatmawati
- Jl Panglima Polim
- Jl Sisingamangaraja
- Jl MT Haryono
- Jl Gatot Subroto
- Jl S Parman
- Tomang Raya
- Jl Gunung Sahari
- Jl DI panjaitan
- Jl Ahmad Yani

Ganjil-genap ini berlaku pada Senin-Jumat pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB. Adapun pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, aturan ganjil-genap tidak berlaku.

Dengan diperluasnya ke 10 titik penerapan ganjil-genap di DKI, polisi tak langsung melakukan penindakan berupa tilang. Mereka melaksanakan sosialisasi dimulai pada Senin (25/10).

"Kalau untuk 10 kawasan yang baru saya memahami masih banyak masyarakat mungkin yang belum paham. Sehingga untuk 10 kawasan yang tambahan itu sampai dengan 3 hari ke depan itu kita masih sifatnya sosialisasi," kata Sambodo kepada wartawan, Selasa (26/10).

Menurut Sambodo, pihaknya kini masih menerapkan sosialisasi perihal ganjil-genap di 10 titik baru tersebut. Rambu-rambu perihal aturan ganjil-genap pun mulai dipasang di lokasi.

(drg/jbr)