Waket DPD Ajak Warga Kaltim Bersiap Hadapi Rencana Pemindahan Ibu Kota

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 19:38 WIB
Waket DPD Minta Warga Kaltim Bersiap Hadapi Rencana Pemindahan IKN
Foto: Dok. DPD RI
Jakarta -

Wakil Ketua DPD RI Mahyudin melakukan kunjungan kerja di Kalimantan Timur, salah satunya ke Universitas Mulawarman (Unmul). Dalam kunjungan tersebut, dia mengajak masyarakat Kaltim untuk bersiap menghadapi rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN).

"Warga Kaltim harus siap berbuat dengan SDM yang handal ketika IKN baru dimulai, jangan hanya jadi penonton," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (27/10/2021).

Oleh karenanya, Mantan Bupati Kutai Timur ini memastikan DPD RI akan menjembatani keperluan daerah kepada pemerintah pusat sekaligus akan memperjuangkan kebutuhan daerah. Ia pun mengajak masyarakat agar memanfaatkan momen kunjungan kerja DPD RI dengan memberikan informasi berbagai persoalan yang terjadi di daerah.

Dalam kunjungan ini, Mahyudin berharap Unmul dapat berkontribusi besar dengan melahirkan SDM yang handal, terlebih lagi menghadapi rencana pemindahan IKN baru di Kaltim tersebut.

"DPD lahir dari kebutuhan bangsa atau kebutuhan rakyat dan dibentuk sebagai pemenuhan keterwakilan aspirasi daerah dalam tatanan pembentukan kebijakan di tingkat pusat," ungkapnya.

Menurutnya, Pasal 22D UUD 1945 (amandemen) telah menyebutkan kewenangan DPD bidang legislasi yakni pengajuan RUU tertentu, ikut membahas bersama DPR dan Pemerintah terhadap penyusunan RUU tertentu, pemberian pandangan dan pendapat terhadap RUU tertentu, pemberian pertimbangan terhadap RUU tentang APBN dan RUU yang berkaitan dengan pajak, pendidikan, dan agama, serta pengawasan terhadap pelaksanaan UU tertentu.

"Sebagai anggota DPD-RI sudah tentu kami berusaha menyerap aspirasi, setiap laporan permasalahan yang ada akan kami bawa ke Jakarta, kemudian kami coba telaah bagaimana solusi terbaiknya. DPD RI sebagai wakil daerah akan mencoba mencari jalan keluar sehingga permasalahan di daerah segera selesai," katanya.

Sementara itu, dalam pertemuan reses dengan Waka dan dua anggota DPD-RI, Rektor Unmul Masjaya mengungkapkan di usia ke 59 tahun dan memiliki 12 (dua belas) Fakultas dan 2 (dua) P.Fakultas dengan 81 (delapan puluh satu) Program Studi, setelah penambahan 9 (sembilan) Fakultas dan UP.Fakultas baru.

"Saat ini Universitas Mulawarman telah mendapatkan Akreditasi dengan Peringkat "A" dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dan Unmul ini merupakan perguruan terbesar di Kalimantan," jelas Masjaya.

Sebagai informasi, kunjungan kerja reses Mahyudin kali ini di Universitas Mulawarman (Unmul) dan disambut langsung Rektor Masjaya Selasa, (19/10). Mahyudin didampingi 2 (dua) anggota DPD Dapil Kaltim yakni Zainal Arifin dan Aji Mirni Mawarni.

(akd/ega)