detikcom Do Your Magic

Belum Diperbaiki, Got di Petamburan III Masih Sebabkan Banjir

Marteen Ronaldo - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 16:59 WIB
Got yang sering meluap di Jl Petamburan III, Tanah Abang Jakarta Pusat
Got yang airnya sering meluap di Jl Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat (Marteen Ronaldo/detikcom)
Jakarta -

Petugas disebut telah mengecek lokasi got yang menyebabkan banjir di rumah salah seorang warga di Jl Petamburan III, Jakarta Pusat. Namun, karena belum ada perbaikan, banjir masih menggenangi rumah Ida Kurniasih (52).

Dilihat dari laporan aduan masyarakat di situs CRM milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, petugas telah mengecek lokasi got. Namun, disebutkan dalam laporan itu, perbaikan akan dilakukan beberapa hari ke depan.

Petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Pusat melaporkan aduan akan ditindaklanjuti tujuh hari ke depan. Laporan itu ditulis pada 23 Oktober 2021.

"Lokasi tersebut akan ditindaklanjuti tujuh hari ke depan karena masih ada pekerjaan di wilayah lain. Mohon kesediaan Bapak/Ibu menunggu proses yang berjalan. Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatiannya, terima kasih," tulis Suku Dinas SDA Jakpus, dalam laporan di CRM, seperti dilihat detikcom, Selasa (26/10/2021).

Pantauan detikcom di lokasi Jalan Petamburan III RT 007/RW 04, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Memang tidak ada perubahan kondisi, lumpur got pun masih terlihat tinggi.

Ida, warga yang rumahnya kebanjiran, menyebut, got hanya dibersihkan oleh tim oranye dari Dinas Lingkungan Hidup (LH). Pembersihan hanya memungut sampah yang ada di got, tidak lebih dari itu.

"Belum ada pengerukan ataupun pengerjaan sama sekali. Baru yang datang tim oranye dan SDA, akan tetapi mereka hanya membersihkan sedikit saja. Sisanya nanti katanya akan dilanjutkan oleh tim biru," katanya saat ditemui, Selasa (26/10/2021).

Ida bercerita air got masih meluap jika kondisi hujan, sehingga rumahnya tetap kebanjiran.

"Iya di sini rawan. Soalnya, kalau hujan sedikit, pasti banjir. Makanya kita itu sebenarnya minta agar dikeruk, tapi cuman diangkutin sampahnya doang," terangnya.

(aik/aik)