detikcom Do Your Magic

Sampah Kali Jambe Diangkut Setelah Sedimentasi Dekat Crossing Tol Dikeruk

Marteen Ronaldo Pakpahan - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 11:52 WIB
Lurah Jatimulya, Fickry Fauzi. (Marteen Rolando Pakpahan/detikcom)
Lurah Jatimulya Fickry Fauzi (Marteen Rolando Pakpahan/detikcom)
Bekasi -

Lurah Jatimulya angkat bicara terkait pencemaran dan menumpuknya sampah di Kali Jambe, belakang rest area Km 19 Tol Jakarta-Cikampek. Pengangkutan sampah di lokasi tersebut akan dilakukan setelah pengangkutan sedimentasi di lokasi lain kelar.

"Kalau untuk pengangkutan sampah, kita sudah sering kali. Kemarin itu, tahun kemarin sudah dua kali kita angkat di crossing tol dan RPH. Lalu tahun ini sudah satu kali di crossing tol.Akan tetapi di RPH belum dilakukan," kata Lurah Jatimulya Fickry Fauzi saat ditemui di kantor Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (26/10/2021).

Penumpukan sampah yang kini menjadi masalah ada di belakang rest area Km 19 Tol Jakarta-Cikampek, berdekatan dengan Rumah Potong Hewan (RPH) Jatimulya. Terpantau dari jembatan di atas Kali Jambe yang melintang di depan Kali Malang ini, sampah-sampah menutupi permukaan air sampai sepanjang 150 meter.

Pihak Kelurahan Jatimulya saat ini tengah berfokus melakukan pengerukan sedimentasi Kali Jambe dari aliran dekat crossing tol, tidak jauh dari RPH Jatimulya, yang dekat dengan belakang rest area Km 19.

"Rencananya, setelah selesai pengerukan sedimentasi crossing tol, akan berlanjut ke RPH untuk pengangkatan sampahnya dan sedimentasinya juga," terangnya.

Pemkab Bekasi belum angkut sampah di Kali Jambe Belakang Res Area Tol Jakarta-Cikampek.Pemkab Bekasi belum mengangkut sampah di Kali Jambe belakang rest area Tol Jakarta-Cikampek. (Marteen Ronaldo/detikcom)

Dia menerangkan terdapat beberapa kendala yang membuat proses pembersihan menemukan jalan buntu akibat tidak adanya titik terang antara warga sekitar dan pemerintah setempat.

Sebelumnya, sampah di Kali Jambe sudah sering disingkirkan, namun masalah muncul terus. Problem jorok, bau, dan bikin banjir ini adalah hasil jalinan pelbagai masalah di Bekasi.

Ketua Forum Kali Jambe, Shadiq Helmi, menganalisis hal ini. Masalah terbaru, sampah menumpuk dan menyumbat Kali Jambe yang berada di Jatimulya, RT 07 RW 08, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, masalah sampah di kali yang berada di belakang rest area Km 19 Tol Jakarta-Cikampek ini disebabkan oleh beberapa faktor yang membuat hal tersebut tampak semrawut.

Pantauan terakhir pada pagi tadi, kondisi Kali Jambe di belakang rest area Km 19 dekat RPH Jatimulya masih dipenuhi sampah. Tak ada perubahan kondisi bila dibandingkan pantauan pekan lalu.

(dnu/dnu)