Kondisi 140 RS Rujukan COVID-19 di DKI Terbaru: BOR Isolasi 6%, ICU 19%

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 23:02 WIB
Petugas kebersihan beraktivitas di salah satu ruangan yang dijadikan Rumah Sakit Darurat di Gedung Lippo Plaza Mampang, Jakarta, Jumat (3/4/2020). Siloam Hospitals mengubah sebagian pusat perbelanjaan Lippo Plaza Mampang menjadi Rumah Sakit Darurat yang dikhususkan untuk menampung pasien virus Corona (COVID-19). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/pras.
Ilustrasi RS Rujukan COVID-19 di DKI Jakarta (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta -

Pemprov DKI Jakarta melaporkan tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di 140 rumah sakit rujukan COVID-19 DKI Jakarta. Saat ini, BOR isolasi di RS COVID-19 turun ke angka 6 persen.

Sedangkan keterisian tempat tidur ICU mengalami kenaikan menjadi 19 persen. Sebelumnya, per Minggu (17/10/2021) lalu BOR ICU sebesar 16 persen.

"BOR turun lagi menjadi 6 persen, ICU 19 persen. Sekali lagi kami minta seluruh warga tetap hati-hati disiplin bertanggung jawab," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/10).

Riza mengatakan saat ini DKI Jakarta telah menerapkan sejumlah pelonggaran di masa PPKM level 2. Misalnya, sektor non-esensial yang sudah dibolehkan WFO hingga pembukaan ruang terbuka hijau (RTH).

"Namun demikian, seiring dengan bertambahnya pelonggaran kami terus mengingatkan, mengimbau, meminta warga tetap hati-hati, tetap tempat terbaik berada di rumah," ujarnya.

Merujuk data COVID-19 per Senin (25/10), Pemprov DKI Jakarta melaporkan kasus baru positif Corona sebanyak 82 orang. Total ada 860.962 orang yang terpapar COVID-19 selama pandemi COVID-19. Saat ini, jumlah kasus aktif yang tersisa sebanyak 1.053 orang

Sementara itu, capaian vaksinasi dosis pertama sebanyak 10.829.633 orang dengan proporsi 66% warga KTP DKI dan 34% warga KTP non-DKI. Sedangkan total dosis 2 kini mencapai 8.257.773 orang dengan proporsi 69% merupakan warga KTP DKI dan 31% warga KTP non-DKI.

(taa/fas)