Pesawat Kecelakaan di Bandara Ilaga Papua Dievakuasi ke Pinggir Landasan

Aufa Saiman - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 15:44 WIB
Pesawat perintis jenis Caravan milik Smart Air dengan registrasi PK-SNN mengalami kecelakaan di Bandara Aminggaru Ilaga Papua. (dok istimewa)
Pesawat perintis jenis karavan milik Smart Air dengan registrasi PK-SNN mengalami kecelakaan di Bandara Aminggaru Ilaga, Papua. (Dok. Istimewa)
Ilaga -

Pesawat perintis jenis karavan milik Smart Air dengan registrasi PK-SNN yang kecelakaan di Bandara Aminggaru, Ilaga, Papua selesai dievakuasi. Penerbangan di Bandara Ilaga kini telah normal kembali.

"Pesawat digeser ke pinggir landasan dan penerbangan sudah normal," Kepala UPBU Bandara Ilaga Herman Sujito saat dimintai konfirmasi, Senin (25/10/2021).

Penerbangan di Bandara Ilaga memang sempat terganggu setelah pesawat bermuatan sembako itu kecelakaan di landasan dan menewaskan pilot. Butuh waktu lama bagi petugas untuk mengevakuasi pesawat dari landasan pacu.

Lebih lanjut, Herman enggan berkomentar terkait penyebab terjadinya kecelakaan pesawat Smart Air itu, apakah karena muatan, atau karena cuaca hingga pesawat menghantam landasan bandara.

"Sebaiknya tunggu rilis dari KNKT saja," singkatnya.

Sementara itu jenazah kapten pilot R Kurtadi telah di terbangkan ke Jakarta. Sementara kopilot Egi Baskoro saat ini masih dirawat di IGD RSUD Mimika.

"Tadi jenazah sudah digeser ke bandara jam dua lewat lah, untuk kopilot masih di rawat di IGD, masih observasi masih ada perawatan lantaran terkena benturan di bagian kepala," Kata Lucky Mahakena, Humas RSUD Mimika.

Sebelumnya diberitakan, pesawat perintis milik Smart Air dengan registrasi PK-SNN kecelakaan di Bandara Aminggaru Ilaga diduga karena ada kabut di landasan bandara saat pesawat akan mendarat.

"Ditengarai adanya kabut di ujung runway (landasan)," ujar perwakilan KNKT Papua, Norbert Tuayanna, kepada wartawan di Jayapura, Senin (25/10).

Pesawat kargo tersebut awalnya terbang dari Bandara Moses Kilangin Timika ke Bandara Aminggaru, Ilaga. Pesawat hanya membawa barang dengan diterbangkan pilot dan kopilot.

Saat mendarat, pesawat menabrak landasan Bandara Aminggaru sekitar pukul 07.30 WIT.

"Pesawat landing dengan approach yang terlalu rendah. Pesawat sedang ini dalam evakuasi karena block runway,'' katanya.

(nvl/nvl)