Remuk, Begini Kondisi TransJ yang Kecelakaan di Cawang

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 13:19 WIB
Jakarta -

Kecelakaan bus TransJakarta vs TransJakarta di Jl MT Haryono, Cawang, Jaktim, mengakibatkan sopir dan 1 orang penumpang tewas. Bus yang disopiri korban mengalami kerusakan parah di bagian depan kendaraan.

Kerusakan terdapat pada bagian depan bus. Kaca tampak pecah, sedangkan bodi bus tampak hancur tak berbentuk.

Kedua bus yang terlibat kecelakaan tersebut kini telah dievakuasi. Dua korban tewas juga telah dibawa ke RS Kramat Jati.

Penjelasan TransJakarta

Direktur Operasional PT Transjakarta, Prasetia Budi, mengatakan bus yang terlibat kecelakaan itu milik operator Bianglala Metropolitan dengan nomor bodi BMP 211 dan BMP 240. Dia mengatakan korban telah dievakuasi ke rumah sakit.

"Dalam proses penanganan di lapangan, kami berkoordinasi langsung dengan pihak Polda Metro Jaya. Petugas kami terus mendampingi korban, baik dari proses evakuasi hingga penanganan di rumah sakit dan memastikan mereka mendapatkan pelayanan terbaik," ujar Prasetia di Jakarta, Selasa (26/10/2021).

Prasetia mengatakan kedua armada yang terlibat kecelakaan itu mengalami kerusakan berat. Dia mengatakan bus yang ditabrak mengalami pecah kaca dan bagian belakangnya hancur serta kaca samping pecah.

Sementara itu, bus yang menabrak mengalami kerusakan pada bagian depan. Dia menyebut bus itu mengalami pecah kaca depan dan kerusakan di bodi depan.

"Kedua armada sudah diamankan dari lokasi. Jalur juga sudah langsung dibersihkan oleh petugas kami sehingga sudah bisa dilintasi armada bus dan sudah bisa melayani pelanggan secara normal kembali," katanya.

Prasetia menyampaikan ucapan belasungkawa untuk para korban tewas dalam kecelakaan itu. Dia mengatakan TransJakarta siap membantu proses investigasi kecelakaan ini.

"Saya mewakili seluruh manajemen dan keluarga besar PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mengucapkan rasa belasungkawa sebesar-besarnya dan mendoakan agar para korban bisa lekas pulih serta diberi ketabahan untuk keluarga korban yang meninggal," tutur Prasetia.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya