Jokowi Belum Beri Petunjuk soal Jubir Presiden Pengganti Fadjroel

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 12:49 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Teka-teki soal juru bicara Presiden setelah Fadjroel Rachman menjadi Dubes Kazakhstan belum terjawab. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sampai saat ini belum memberikan arahan.

"Sampai saat ini belum ada arahan Presiden. Selain itu di istana sudah ada Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, dan KSP," kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Fadjroel sebelumnya resmi dilantik menjadi Dubes Kazakhstan pada pagi tadi. Penunjukan Fadjorel sebagai dubes meninggalkan kekosongan posisi jubir Presiden.

Fadjroel saat ditanya detikcom mengatakan keputusan terkait penunjukan jubir merupakan hak Presiden Jokowi. Fadjroel yakin Jokowi sudah mempersiapkan yang terbaik.

"Presiden pasti sudah mengatur rencana terbaik untuk membantu beliau," kata Fadjroel, Jumat (22/10/2021).

Fadjroel sebelumnya resmi menjadi jubir Jokowi sejak 21 Oktober 2019. Dia kemudian diperkenalkan ke publik sehari setelahnya.

"Saya perkenalkan Pak Fadjroel menjadi staf khusus presiden bidang komunikasi sekaligus juru bicara presiden," kata Deputi Protokol Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (22/10).

Seperti diketahui, stafsus presiden dibagi menjadi 3 klaster berdasarkan bidang tugas masing-masing. Pertama adalah bidang komunikasi, kedua adalah bidang strategis, dan ketiga adalah teman diskusi Jokowi.

"Ada 3 gugus tugas yang nanti akan bekerja bantu perlancar tugas Bapak Presiden. Yang gugus tugas pertama bergerak di bidang komunikasi yang akan lebih banyak berinteraksi dengan teman-teman (wartawan) semua," kata Stafsus Presiden Ari Dwipayana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (2/12).

Sejumlah stafsus yang bertugas di bidang komunikasi adalah Fadjroel Rachman (bidang politik pemerintahan), Arif Budimanta (bidang ekonomi), Angkie Yudistia (bidang sosial), dan Dini Shanti Purwono (bidang hukum).

Gugus tugas kedua adalah urusan kelompok strategis. Mereka adalah Sukardi Rinakit, Diaz Hendropriyono, Aminuddin Ma'ruf, dan Anggit Nugroho. Nama terakhir juga menjabat sekretaris pribadi Jokowi.

Gugus tugas ketiga adalah teman diskusi presiden. Mereka adalah stafsus milenial Jokowi.

Simak video 'Jokowi Lantik 17 Calon Dubes RI, Salah Satunya Fadjroel Rachman':

[Gambas:Video 20detik]



(knv/fjp)