Kisah Dedengkot Gurandil di Pongkor Hijrah Jadi Pahlawan Lingkungan

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 12:29 WIB
Kisah Dedengkot Gurandil di Pongkor Hijrah Jadi Pahlawan Lingkungan
Foto: Dok. Dhiky Sasra/detikcom

Hijrah Selamatkan Lingkungan

Menyadari hal tersebut, hatinya pun terketuk, ia bersama masyarakat asli Ciguha, Desa Bantarkaret akhirnya mencoba bersinergi dengan PT Aneka Tambang Tbk, TNI/Polri dan Pemerintah setempat untuk melakukan pembersihan total aktivitas gurandil pada 2015.

"Alhamdulillah saya bisa ditemukan dengan orang-orang hebat (dari Antam) seperti Pak Haji Shobirin, Pak Haji Hafid, Pak Agus, Mas Yandi dan Pak Rohiyan. Lima berkawan, selalu mengajak saya untuk berkomunikasi, dalam rangka memberikan sebuah pencerahan yang positif-positif," tuturnya.

"Pada saat itu siapapun tidak ada yang bisa menggoyahkan keputusan saya, untuk membersihkan kali Cikaniki dari hulu kali Ciguha. Karena saya harus mengembalikan, hak-hak yang telah dianiaya atas penggunaan air, karena air ini adalah sumber kehidupan," akunya.

Hal ini juga sejalan dengan misi Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Antam Pongkor untuk membangkitkan 'ghiroh' atau semangat masyarakat untuk menjadi pejuang dan pahlawan lingkungan. Akhirnya setelah pembubaran itu, Antam bersama Willy dan melibatkan elemen masyarakat Ciguha memprakarsai gerakan Save Cikaniki, untuk menumbuhkan kesadaran dalam menjaga ekosistem lingkungan.

Normalisasi Sungai Cikaniki yang dulu digunakan sebagai tempat memisahkan material tanah dengan bebatuan yang mengandung emas itu terus dilakukan hingga tahun 2020. Sejak 25 tahun sungai yang tadinya keruh dan berbau dan penuh racun itu pun kini berubah 360 derajat di tangan Dedengkot Gurandil dan Antam Pongkor.

Corporate Social Responsibility Manager UBPE Pongkor Shobirin Sukian mengatakan penyelamatan lingkungan ini diharapkan bisa bisa bermanfaat untuk hajat hidup orang banyak. Sebab, hal ini menjadi salah satu tujuan dari UBPE Antam Pongkor agar masyarakat di lingkar tambang mandiri.

Setelah setahun berselang, tepatnya di 2021 sebagian Sungai Cikaniki tersebut sudah memiliki wajah baru untuk menjadi tempat wisata. Sungai tersebut ke depan direncanakan akan dijadikan area edukasi wisata lokal dan terbuka untuk umum yang dipastikan dapat mendongkrak perekonomian warga untuk masa depan.

Ini nanti menjawab tantangan kita, bahwa di program CSR ini, masyarakat itu ke depannya bisa mandiri, tanpa bergantung pada perusahaan lagi, artinya mereka sudah bisa berjalan sukses dengan adanya kemandirian masyarakat, itulah tujuan dan harapan kita semuanya," pungkasnya.

Sebagai informasi, detikcom bersama MIND ID mengadakan program Jelajah Tambang berisi ekspedisi ke daerah pertambangan Indonesia. detikcom menyambangi kota-kota industri tambang di Indonesia untuk memotret secara lengkap bagaimana kehidupan masyarakat dan daerah penghasil mineral serta bagaimana pengolahannya. Untuk mengetahui informasi lebih lengkap, ikuti terus beritanya di detik.com/jelajahtambang


(akd/ega)