Hari Pertama Gage 13 Titik, Polisi Masih Sosialisasi di Jl Fatmawati

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 10:24 WIB
Jakarta -

Kebijakan ganjil-genap (gage) di 13 titik ruas jalan di Jakarta mulai diberlakukan hari ini. Salah satu titik ganjil genap di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan terpantau ramai lancar.

Pantauan detikcom di Jl Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin (25/10/2021), sekitar pukul 08.50 WIB, tampak petugas gabungan polisi, Dinas Perhubungan DKI berjaga di pertigaan Jalan Fatmawati.

Polisi belum melakukan sanksi tilang manual di Jalan Fatmawati ini. Polisi masih melakukan sosialisasi untuk mengingatkan masyarakat bahwa saat ini ada penerapan ganjil-genap kembali.

"Sekarang masih diberlakukan sampai tiga hari ke depan kita mengingatkan kembali, tiga hari ke depan kita mengingatkan warga," kata Kasat Lantas Polres Jaksel Kompol Edi Supriyanto di lokasi.

Edi mengatakan petugas di lokasi akan fokus mengingatkan warga jika ada pemberlakuan ganjil-genap lagi. Hal itu dilakukan, kata Edi, karena masyarakat sudah mulai lupa adanya ganjil genap.

"Karena masyarakat sudah lupa ganjil-genap," ungkap Edi.

Arus lalu lintas di lokasi tampak ramai lancar. Sejumlah pengendara baik yang mengarah ke Blok M atau Pondok Labu terpantau ramai.

Hari ini tanggal ganjil sehingga hanya mobil berpelat ganjil yang boleh melintas di jalan. Sejumlah pengendara mobil yang berpelat genap tampak diberhentikan petugas lalu diingatkan jika ada pemberlakuan ganjil genap.

"Pak sekarang sudah ada ganjil genap ya, tiga hari ke depan nanti ditilang Pak di sini," ungkap petugas.

"Siap Pak, terima kasih Pak infonya," kata salah seorang petugas.

Diketahui, Ditlantas Polda Metro Jaya telah menambah titik ganjil genap (gage) di ruas jalan Jakarta menjadi 13 titik mulai Senin (25/10). Sejumlah pertimbangan diambil terkait penambahan titik gage tersebut.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, penambahan itu akibat adanya penambahan mobilitas selepas PPKM darurat. Sambodo mengatakan selama masa PPKM darurat angka mobilitas kendaraan bisa ditekan hingga 61 persen.

"Dari masa sebelum PPKM darurat ke massa PPKM darurat kita sukses turunkan 61 persen. Tetapi PPKM darurat ke PPKM level 4 itu arus lalin naik 48 persen," kata Sambodo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/10).

Dia menerangkan angka kenaikan mobilitas itu terus berlanjut. Menurut Sambodo, dari PPKM level 4 ke PPKM level 3 angka mobilitas kendaraan meningkat hingga 20 persen.

Bahkan peningkatan mobilitas kendaraan itu juga terjadi dari fase PPKM level 3 menuju PPKM level 2. Tercatat ada 37 persen peningkatan mobilitas kendaraan di jalan.

Atas dasar itu, polisi bersama instansi terkait memutuskan menambah titik ganjil genap di Jakarta. Total ada penambahan 10 titik ganjil genap di Jakarta hingga kini total berjumlah 13.

"Guna kendalikan mobilitas hasil rapat tadi putuskan titik gage yang tadi tiga kawasan itu menjadi 13 kawasan. Waktu pemberlakuan tetap berlaku pada pagi dan sore dari jam 06.00 WIB sampai 10.00 WIB dan dari jam 16.00 sampai 21.00 WIB," ungkap Sambodo.

Berikut daftar lokasinya:
- Jl Sudirman
- Jl MH Thamrin
- Jl Rasuna Said
- Jl Fatmawati
- Jl Panglima Polim
- Jl Sisimgangaraja
- Jl MY Haryono
- Jl Gatot Subroto
- Jl S Parman
- Tomang Raya
- Jl Gunung Sahari
- Jl DI panjaitan
- Jl Ahmad Yani

(whn/yld)