Ingat! Ganjil-Genap 13 Titik di DKI Mulai Berlaku Hari Ini

Tim detikcom - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 05:26 WIB
Jakarta -

Kawasan ganjil-genap di Jakarta diperluas menjadi 13 titik. Ganjil-genap itu mulai berlaku hari ini.

"Tiga belas kawasan ini akan berlaku mulai Senin 25 Oktober 2021," ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Sebelumnya, ganjil-genap di Jakarta berlaku di 3 titik saja, yakni Jl Sudirman, Jl MH Thamrin, dan Jl Rasuna Said, Kuningan. Mulai pekan depan, ganjil-genap diperluas ke 10 titik lainnya.

Ganjil-genap ini berlaku pada Senin-Jumat pukul 06.00-10.00 WIB dan pukul 16.00-21.00 WIB. Adapun pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional, aturan ganjil-genap tidak berlaku.

Berikut ini daftar lokasinya:

- Jl Sudirman
- Jl MH Thamrin
- Jl Rasuna Said
- Jl Fatmawati
- Jl Panglima Polim
- Jl Sisimgangaraja
- Jl MT Haryono
- Jl Gatot Subroto
- Jl S Parman
- Tomang Raya
- Jl Gunung Sahari
- Jl DI panjaitan
- Jl Ahmad Yani

Selain penambahan menjadi 13 titik, tidak ada yang berubah dari aturan ganjil-genap. Ganjil-genap tetap berlaku pada Senin sampai Jumat dan tidak berlaku saat akhir pekan dan hari libur nasional.

"Berlaku hanya pada hari Senin dan Jumat. Hari Sabtu, Minggu, dan libur nasional gage tidak berlaku," terang Sambodo.

Alasan Gage Diperlua Jadi 13 Titik

Ada beberapa pertimbangan mengapa kawasan ganjil genap diperluas, salah satunya peningkatan kemacetan lalu lintas.

"Dari masa sebelum PPKM darurat ke massa PPKM darurat kita sukses turunkan 61 persen. Tetapi PPKM darurat ke PPKM level 4 itu arus lalin naik 48 persen," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Dia menerangkan angka kenaikan mobilitas itu terus berlanjut. Menurut Sambodo, dari PPKM level 4 ke PPKM level 3, angka mobilitas kendaraan meningkat hingga 20 persen.

Bahkan peningkatan mobilitas kendaraan itu juga terjadi dari fase PPKM level 3 menuju PPKM level 2. Tercatat ada 37 persen peningkatan mobilitas kendaraan di jalan.

"Banyak dari masyarakat hari-hari ini lebih macet dari biasanya. Karena memang volume traffic sudah naik 37-40 persen dibandingkan PPKM level 4 dan level 3," terang Sambodo.

(eva/eva)