Anggota DPRD Puji Kapolda Sumut Setop Kasus Pedagang Dipukul Malah Tersangka

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 11:58 WIB
Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra
Kapolda Sumut Irjen Panca (Foto: dok. Polda Sumut)

Kasus pedagang dipukul preman ini sebelumnya mencuat setelah video peristiwa itu viral. Polsek Percut Sei Tuan, yang menangani kasus ini, kemudian menetapkan pedagang dan pria yang diduga preman menjadi tersangka.

Penetapan tersangka terhadap pedagang yang menjadi korban membuat AKP Janpiter Napitupulu dicopot dari jabatan Kapolsek Percut Sei Tuan. Kasus ini kemudian diambil alih oleh Polda Sumut.

"Dari hasil audit kita temukan, ditemukan oleh tim yang melakukan audit, diketahui terdapat beberapa hal yang kita nilai tidak sesuai dengan aturan standard operating procedure, baik meningkatkan perkara laporan Saudara Benny kepada Ibu Gea menjadi penyidikan, termasuk juga penetapan tersangka. Itu temuan dari tim audit," ucap Kapolda Sumut Irjen RZ Panca Putra Simanjuntak, Jumat (22/10).

Panca menyebut ada beberapa langkah yang tidak sesuai aturan penanganan tersangka seperti yang diatur dalam Pasal 25 Peraturan Kapolri No 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan. Berdasarkan hal itu, kata Panca, dilakukan gelar perkara khusus. Hasilnya, kasus ini disetop.

"Pertama, bahwa penetapan tersangka terhadap Ibu Litiwari Iman Gea berdasarkan tadi yang saya sampaikan dinilai masih prematur. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan hasil penyidikan yang sudah dilakukan termasuk yang ditemukan oleh Polsek, maka penyidik menyimpulkan bahwa perkara atau laporan tersebut bukan tindak pidana," sebut Panca.

"Oleh sebab itu, penyidik sudah sepakat dan memutuskan bahwa perkara dengan laporan Saudara Benny terhadap Ibu Gea, maka berdasarkan gelar perkara khusus dihentikan penyidikannya," ucap Panca.


(haf/haf)