Kasus Pedagang di Sumut Dipukul Preman Malah Jadi Tersangka Disetop!

Datuk Haris Molana - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 23:15 WIB
Polda Sumut menghentikan penyidikan kasus pedagang dipukul preman jadi tersangka. Status tersangka pada tersangka tersebut pun sudah dicopot. (Datuk Haris/detikcom)
Polda Sumut menghentikan penyidikan kasus pedagang dipukul preman jadi tersangka. Status tersangka pada tersangka tersebut pun sudah dicopot. (Datuk Haris/detikcom)

Sebanyak 14 saksi, khususnya yang ada di TKP di Pasar Gambir yang mengetahui, menyaksikan dan melihat kejadian tersebut. Polda Sumut juga melakukan rekonstruksi untuk melihat kejadian dan fakta sebenarnya.

"Berdasarkan itu, sebagai tindak lanjut langkah yang dilakukan oleh tim yang melakukan audit dan penyidik yang melakukan pemeriksaan terhadap laporan maka saya sampaikan Ditkrimum hari ini sudah melaksanakan gelar perkara khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 33 Peraturan Kapolri No 6 tahun 2019," sebut Panca.

Status Pedagang Jadi Tersangka Dicabut

Berdasarkan ketentuan tersebut, sudah dilaksanakan gelar perkara khusus terkait dengan penetapan Gea sebagai tersangka. Gelar perkara khusus melibatkan dari Inspektorat, pengawasan Polda Sumut, Bidpropam Polda Sumut, Bidkum Polda Sumut, dan dihadiri para penyidik dan tim audit yang sudah diturunkan. Kemudian, disepakati beberapa kesimpulan.

"Pertama, bahwa penetapan tersangka terhadap Ibu Litiwari Iman Gea berdasarkan tadi yang saya sampaikan dinilai masih prematur. Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan hasil penyidikan yang sudah dilakukan termasuk yang ditemukan oleh polsek maka penyidik menyimpulkan bahwa perkara atau laporan tersebut bukan tindak pidana," sebut Panca.

"Oleh sebab itu, penyidik sudah sepakat dan memutuskan bahwa perkara dengan laporan saudara Benny terhadap Ibu Gea, maka berdasarkan gelar perkara khusus dihentikan penyidikannya," ucap Panca.

Panca menegaskan status tersangka terhadap Gea dicabut dan perkara dihentikan. Penetapan tersangka tidak lagi disandang oleh Gea.

"Saya sudah sampaikan tadi, sudah diputuskan maka perkara tersebut dihentikan atau di-SP3 dan tentu status hukumnya yang bersangkutan itu kembali ke semula. Artinya, penetapan tersangka tidak lagi disandang oleh yang bersangkutan," ucap Panca.


(jbr/jbr)