Pangdam Jaya Evaluasi Sistem RSDC Wisma Atlet di Tengah Geger Rachel Vennya

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 00:25 WIB
Mayjen TNI Mulyo Aji (Dok istimewa)
Foto: Mayjen TNI Mulyo Aji (Dok istimewa)
Jakarta -

Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji memimpin evaluasi penanganan Corona atau COVID-19 di Wisma Atlet Pademangan hingga RSDC Wisma Atlet Kemayoran di tengah geger kaburnya Rachel Vennya saat karantina. Pangdam Jaya menyinggung soal 'oknum dalam'.

Evaluasi dan arahan ini disampaikan di lantai 4 Gedung Jend Umar Wirahadikusumah Makodam Jaya, Jalan Mayjen Soetoyo, Jakarta Timur, Kamis (21/10/2021).

Pangdam Jaya selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) memberikan pandangannya terkait evaluasi sistem manajemen dan kebijakan di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Wisma Pademangan dan Rusun Pasar Rumput.

"Sejauh ini, upaya kita mengawal persoalan COVID-19 sudah berjalan dengan baik dan Satgas COVID-19 sudah bekerja dengan maksimal. Semestinya dapat dipertahankan, jangan kemudian mencoreng dengan faktor kelalaian atau unsur kesengajaan yang dilakukan oleh oknum dalam, hal ini tidak boleh terjadi," ujar Mayjen Mulyo Aji dalam keterangan tertulis dari Pendam Jaya, Kamis (21/10/2021).

Mayjen Mulyo Aji menekankan sistem kerja dan regulasi yang telah diatur dalam penanganan pandemi COVID-19. Dia meminta semua petugas memahami dan mematuhi aturan kerja.

Evaluasi itu dilakukan di tengah kehebohan kaburnya selebgram, Rachel Vennya, saat menjalani karantina RSDC Wisma Atlet Pademangan. Rachel Vennya sendiri telah diperiksa 9 jam di Polda Metro Jaya terkait kasus kabur saat karantina. Rachel Vennya minta maaf ke masyarakat.

"Saya, Maulida (manajer Rachel Vennya), dan Salim (pacar Rachel Vennya) ingin menyampaikan minta maaf sebesar-besarnya pada semua masyarakat atas kesalahan dan khilaf kami dan sudah resahkan masyarakat," ujar Rachel Vennya di Polda Metro Jaya, Kamis (21/10).

Rachel Vennya berjanji akan menjalani proses hukum. Dia tak bicara banyak soal materi pemeriksaan.

"Kami juga sekarang akan jalanin proses hukum yang berlaku terima kasih mohon doanya," terang Rachel.

Rachel Vennya Ngaku Tak Karantina di RSDC

Sesuai dengan peraturan pemerintah, tiap warga yang baru kembali dari luar negeri harus menjalani karantina. Rachel Vennya diduga hanya menjalani 3 hari karantina, dari aturan 8 hari karantina saat itu, di RSDC Wisma Atlet Pademangan.

Rachel Vennya telah buka suara perihal kasus ini. Dia mengaku tak pernah melakukan karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan.

"Aku tidak karantina sama sekali di Wisma Atlet," kata Rachel Vennya dalam channel YouTube Boy William, Senin (18/10).

"Aku tidak menginap sama sekali di Wisma Atlet," lanjutnya.

Kondisi berbeda disampaikan Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS. Dia mengatakan pihaknya akan mempelajari keterangan Rachel Vennya itu. Namun, informasi yang diperoleh pihak TNI, Rachel Vennya sempat ke Wisma Atlet.

"Ya itu masih dipelajari ya memang informasinya datang namun dia keluar lagi," ujar Kolonel Arh Herwin BS di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Herwin juga mengatakan, dari hasil penyelidikan pihaknya, ada 2 anggota TNI yang diduga membantu Rachel Vennya kabur saat karantina. Selain FS dari TNI AU, ada IG dari Paskhas AU.

Kedua oknum TNI AU itu kini diperiksa Polisi Militer. Keduanya dikembalikan ke kesatuannya.

Lihat Video: TNI Ungkap Adanya Oknum Baru yang Bantu Rachel Vennya Kabur Karantina

[Gambas:Video 20detik]



(isa/haf)