Round-Up

Buntut Panjang Admin IG Polda Kalteng Gegara Emosi Tersulut

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 21:02 WIB
ilustrasi instagram
Ilustrasi Instagram (Carl Court/Getty Images)
Jakarta -

Ulah admin Instagram humas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) yang mencecar netizen lewat direct message (DM) berbuntut panjang. Admin tersebut langsung diperiksa Propam.

Viral di Media Sosial

Awalnya akun Instagram humas Polda Kalteng disorot di media sosial. Tangkapan layar DM dari akun humas Polda Kalteng beredar di Twitter. Dalam DM tersebut, terlihat admin menegur netizen yang berkomentar menggunakan kata 'mampus'. Komentar ini diketahui diberikan dalam postingan terkait mutasi Aipda Ambarita.

Selain menegur, admin akun Humas Polda Kalteng meminta netizen tersebut datang ke Kantor Humas Polda Kalteng. Keduanya juga tampak memperdebatkan arti dari kata 'mampus' tersebut.

Menanggapi hal ini, Humas Polda Kalteng melalui akun Twitter resminya menyampaikan permohonan maaf.

"Saya Kabid humas Polda Kalteng meminta maaf atas tindakan admin Humas Polda Kalteng yang kurang berkenan di hati sahabat netizen sekalian, kami mengucapkan terimakasih atas kritikan yang membangun p6olri dan Polda Kalteng untuk menjadi lebih baik dalam," tulisnya.

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) Kombes K Eko Saputro mengatakan admin Instagram Humas Polda Kalteng tidak melakukan koordinasi saat mengirim DM. Admin yang disebut berinisial Bripda BG disebut terpancing emosi saat menjawab.

"Ya dia menjawab saja, tidak koordinasi dengan saya, tidak lapor apa-apa. Dia secara pribadi menanggapi komen dari netizen. Mungkin dia emosi, dijawab di DM," ujar Eko saat dihubungi, Rabu (20/10/2021).

Eko mengaku sudah menegur anggotanya terkait hal ini. Dia mengakui kesalahan yang dibuat Bripda BG dan menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

"Ya saya tegur anggota saya, saya arahkan kalau komen di medsos tidak seperti itu. Kalau dikritik itu, balas ucapkan 'terimakasih masukkannya, kami akan memberikan pelayanan lebih baik lagi ke masyarakat', bukan masalah emosi seperti itu," kata Eko.

"Itu perbuatan anggota saya, dia memang salah. Saya atas nama Polda Kalteng meminta maaf kepada netizen tersebut, netizen tersebut juga baik, merespons, sama-sama minta maaf (karena sudah viralin). Melalui akun humas Polda Kalteng saya minta dibukakan maaf. (DM anggota) itu salah," sambungnya.

Lihat juga video 'Instagram Pemkot Solo Diretas, Unggah Meme Hingga Iklan':

[Gambas:Video 20detik]