Ditagih ke Anies, Begini Sosok Ali Sadikin yang Diminta Jadi Nama Jalan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 18:28 WIB
Bang Ali - Ali Sadikin
Ilustrasi Gubernur Legendaris Ali Sadikin (Edy Wahyono/detikcom)

Nama Jalan Ali Sadikin Ditagih

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menyinggung kejelasan penamaan Jalan Ali Sadikin yang belum ditindaklanjuti oleh Pemprov DKI. Hal ini merespons polemik wacana perubahan salah satu nama jalan di Jakarta dengan tokoh sekuler Turki, Mustafa Kemal Ataturk.

"Ali Sadikin jelas-jelas sosok dan tokoh berjasa buat Jakarta. Usulan penamaan Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, menjadi Ali Sadikin pun merupakan keputusan dari rapat paripurna. Tapi mana? Sampai sekarang belum juga ada keputusan untuk peraturan Gubernur," kata Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi dalam keterangannya, Kamis (21/10/2021).

Sebagai informasi, usulan Jalan Ali Sadikin disampaikan Prasetio saat menggelar rapat paripurna memperingati HUT Jakarta ke-474. Saat itu, Prasetio meminta agar nama eks Gubernur DKI Jakarta itu diabadikan di jalan sekitar kawasan Kebon Sirih. Adapun Jalan Kebon Sirih terbentang dari perempatan Jalan Abdul Muis sampai perempatan Jalan Menteng Raya, seberang Tugu Tani, Jakarta Pusat.

Hal serupa disuarakan oleh Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra. Yusril mengungkit usulan lama mengganti nama Jalan Kebon Sirih dengan Jalan Ali Sadikin oleh DPRD DKI ke Gubernur yang belum juga dilaksanakan. Usul tokoh-tokoh Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) agar Jalan Kramat Raya diganti namanya dengan Jalan Mohammad Natsir, lanjut Yusril, sampai sekarang nampaknya belum digubris pemerintah.

Yusril menyebut urusan nama jalan merupakan urusan pemerintah daerah. Dia kemudian menyinggung Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta yang harusnya tidak menunggu lama mewujudkan usulan pergantian nama Jalan Kebon Sirih menjadi Jalan Ali Sadikin dan jalan-jalan lainnya.

"Di negara kita, urusan nama jalan adalah urusan pemerintah daerah. Pemerintah pusat hanya dapat mengusulkan kepada pemda untuk memberi nama atau mengubah nama jalan yang sudah ada. Gubernur Anies Baswedan yang mendapat dukungan umat Islam melawan Ahok dan AHY dalam Pilkada DKI mestinya tidak ada keberatan apa pun dan tidak berlama-lama mengganti nama Jalan Kebon Sirih dengan Jalan Ali Sadikin. Jalan Kramat Raya dengan Jalan Mohammad Natsir. Jalan Matraman Raya dengan Jalan Kasman Singodimedjo. Jalan Warung Buncit dengan Jalan AH Nasution," ujarnya.


(rdp/tor)