Demo di DPRD Sumut, BEM SI Minta Jokowi Evaluasi 'Kabinet Indonesia Mundur'

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 15:43 WIB
Demo 2 tahun Jokowi-Maruf di Medan (Ahmad Arfah-detikcom)
Demo 2 tahun Jokowi-Ma'ruf di Medan (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Sumatera Utara (Sumut) menggelar demonstrasi 2 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Ma'ruf Amin. BEM SI meminta Jokowi mengevaluasi kabinet.

Pantauan detikcom, Kamis (21/10/2021) pukul 14.40 WIB, para mahasiswa ini mendatangi gedung DPRD Sumut dengan membawa miniatur keranda jenazah. Mereka juga membawa sejumlah poster kritik terhadap pemerintah Jokowi-Ma'ruf.

"Evaluasi total Kabinet Indonesia Mundur," demikian tulisan di salah satu poster yang dibawa mahasiswa.

BEM SI menyinggung persoalan kebebasan sipil. Massa aksi menilai aparat sering bertindak reaktif dalam penanganan aksi massa.

"Kemunduran demokrasi bisa terlihat dari masifnya penanganan aksi massa dan reaktifnya aparat keamanan dalam merespons kritik secara tindakan maupun lewat Undang-Undang ITE," ujar orator aksi.

Massa juga menyoroti tes wawasan kebangsaan (TWK) KPK yang menyebabkan 57 pegawai dipecat. Menurut massa, hal tersebut merupakan pelemahan terhadap KPK.

Para mahasiswa menyoroti angka kemiskinan dan utang negara yang bertambah. Para mahasiswa ini menyoroti belum ditutupnya PT TPL di Sumut meski Jokowi sempat menemui sejumlah peserta aksi yang menuntut perusahaan ini ditutup.

"Sekelas kepala negara tapi tidak bisa menutup TPL," ucap orator aksi.

Para mahasiswa menuntut bisa masuk ke gedung DPRD dan bertemu Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Ada sejumlah Wakil Ketua DPRD Sumut yang menemui massa aksi.

Aksi ini dijaga aparat kepolisian. Peserta aksi maupun polisi yang berjaga terlihat menggunakan masker.

(haf/haf)