Round-Up

'Senjata' Pinjol Ilegal Pakai Foto Porno demi Tagih Utang ke Warga

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 08:10 WIB
Polisi gerebek kantor pinjol ilegal di Kelapa Gading Jakut
Kantor pinjol PT ANT Information Consulting di Jakut digerebek polisi. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Tidak mengherankan jika banyak warga yang terlilit pinjaman online (pinjol) ilegal mengalami stres, depresi, hingga bahkan ada yang bunuh diri. Selain jumlah tagihan yang tidak masuk akal, cara-cara penagihan pinjol membuat debitur merasa diteror.

Tak cuma menyebarkan data pribadi. Banyak pinjol ilegal yang menggunakan cara-cara melawan hukum dalam menagih utang, salah satunya dengan menyebarkan ancaman foto porno.

Seperti yang dilakukan kantor pinjol PT ANT Information Consulting (AIC) di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Kantor pinjol tersebut bahkan 'mengoleksi' foto porno sebagai 'senjata' untuk menagih para korban.

Berikut ini aksi kantor pinjol di Kelapa Gading digerebek polisi yang dirangkum detikcom:


Tagih Utang Debitur Pakai Foto Porno

Selain melakukan penagihan utang secara tidak profesional, marah-marah dan mengancam, kantor pinjol AIC ini juga menagih utang debitur dengan cara menerornya. Korban pinjol ditagih dengan ancaman sebar foto porno, yang ternyata editan para karyawan itu sendiri.

"(Foto porno) sudah ada di komputer ya tinggal diedit nama doang," ujar salah satu karyawan AIC bernama Soza, kepada polisi saat digerebek pada Senin (18/10/2021).

Soza mengaku melakukan penagihan dengan cara melawan hukum karena tekanan dari bos. Para desk collection ditarget pembayaran setiap hari.

"Untuk saat ini yang diharapkan itu tiap beberapa menit ditanya (oleh bos) 'payment... payment'. Kita secara pribadi ini berputar (otak) gimana caranya bisa payment. Saya lihat kiri kanan lihat penagihan begini (modus pakai foto porno). Saya dua minggu jalanin saya memakai foto-foto (porno) itu," terang Soza.

Simak di halaman selanjutnya, 'koleksi' foto porno di kantor AIC