Gagasan Batalion P-Care Polda NTB Diapresiasi Kemenkes

Audrey Santoso - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 01:44 WIB
Perwakilan Kemenkes tinjau kerja Batalion P-Care di Lombok Tengah, NTB.
Foto: Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu tinjau kerja Batalion P-Care di Lombok Tengah, NTB. (dok. Polda NTB)
Mataram -

Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Apresiasi itu terkait gagasan Batalion P-Care.

"Saya datang kesini karena ingin langsung melihat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi NTB lebih spesifik, saya ingin melihat Batalion P-Care," terang Plt Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu, seperti dalam keterangan tertulis Polda NTB, Selasa (19/10/2021).

Hal itu diungkapkan Maxi saat melihat proses input data penerima vaksin COVID-19 yang dilakukan Bataliion P-Care. Maxi menilai pembentukkan Batalion P-Care jadi solusi untuk penginputan data penerima vaksin yang kerap terkendala jaringan internet.

"ini adalah hal yang baik, untuk membantu proses percepatan vaksinasi karena kita tahu bahwa NTB banyak terdapat gunung, dan salah satu hambatannya adalah keterbatasan jaringan internet," jelasnya.

Dia menuturkan model seperti Batalion P-Care ini dapat diterapkan di wilayah-wilayah yang kondisi geografisnya mirip dengan Lombok Tengah.

"Sangat baik dan tepat sekali dijadikan solusi. Saran kami untuk semua daerah, agar selalu berkolaborasi dan bekerjasama dengan TNI-Polri, swasta dan organisasi kemasyarakatan yang ada di daerah masing-masing," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, sistem aplikasi P-Care di Lombok Tengah (Loteng), NTB disebut kerap terkendala. Untuk mengatasinya, dibentuk Batalion P-Care yang terdiri dari 180 petugas kepolisian, TNI, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), serta relawan.

"Tim Batalion P-Care ini berfungsi untuk menginput data warga yang sudah divaksinasi, agar pemerintah dan juga warga cepat mendapat informasi terkait capaian vaksinasi secara nasional, dan juga data warga yang sudah divaksinasi. Anggota Batalion Pcare ini 180 orang," kata Kapolda NTB, Irjen Mohammad Iqbal, dalam keterangan tertulis, Kamis (30/9).

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.