Urutan Pengungkapan Kasus Tabrak Lari Tewaskan Wanita di Tol Sedyatmo

Marteen Ronaldo - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 21:57 WIB
Penemuan mayat perempuan di Tol Sedyatmo
Penemuan mayat perempuan di Tol Sedyatmo (Foto: dok.istimewa/Sat.PJR Polda Metro)

Mobil Pelaku Teridentifikasi

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menerangkan terungkapnya pelaku dalam waktu singkat dibantu oleh adanya rekam perjalanan tersangka, setelah melakukan tabrak lari.

"Dari CCTV di gerbang tol terlihat ada mobil dicurigai rusak pada sebelah kiri kacanya pecah. Dari sini kita melangkah dicari alamatnya dan sebagainya dengan data base yang ada di kita akhirnya ditemukan," kata Sambodo.

Dari hasil rangkaian penyelidikan tersebut, tim gabungan yang dipimpin oleh Kompol Herman Edco Simbolon dan Unit 5 Subdit 3/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang dipimpin oleh AKP Rulian Syauri serta dibantu oleh Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Utara dan Unit Reskrim Polsek Penjaringan menangkap tersangka RF. RF ditangkap di Cilincing, Jakarta Utara, pada Sabtu (16/10).

Pelaku Tak Ditahan

Kendati begitu, pihak Polda Metro Jaya tidak menahan tersangka tabrak lari tersebut. Sebab, ancaman hukumannya di bawah 5 tahun penjara.

"Kepada tersangka, karena ancamannya di bawah lima tahun tidak kita lakukan penahanan," kata Sambodo.

Sementara itu, atas kejadian tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal 312 Undang-Undang Lalu Lintas.

Berikut ini bunyi Pasal 312:

"Setiap orang yang mengemudikan kendaraan dengan sengaja tidak menghentikan kendaraannya, tidak memberikan pertolongan, atau tidak melaporkan kecelakaan lalu lintas kepada kepolisian terdekat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 231 ayat (1) huruf a, huruf b, dan huruf c tanpa alasan yang patut, akan dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun atau denda paling banyak Rp75.000.000,00 (tujuh puluh lima juta rupiah)."


(mea/fas)