Gibran Ditemukan Selamat Setelah Kuncen 'Menancapkan' Paku Bumi

20detik - detikNews
Minggu, 17 Okt 2021 18:00 WIB
Kuncen Gunung Guntur saat menyuri lokasi Gibran
Foto: 20detik
Jakarta -

M Gibran Arrasyid (13), pendaki yang sempat hilang di Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat, ditemukan dalam keadaan selamat. Pihak kepolisian, tim SAR, relawan, dan warga setempat telah melakukan pencarian terhadap Gibran selama lima hari. Namun Gibran baru ditemukan pada hari ke-6 setelah hilang.

Ade Leji (55) adalah orang pertama yang berhasil menemukan Gibran di Curug Cikoneng, Gunung Guntur, Garut. Ade, yang merupakan kuncen Gunung Guntur, mendapat petunjuk bahwa Gibran berada di sungai.

Entah sungai mana, Ade Leji mencari ke Curug Citiis, ternyata hasilnya nihil. Esok harinya, ia bergegas menuju Curug Cikoneng, dan menancapkan paku bumi di atas batu.

"Dari petunjuk dan izin Allah, ada izin Allah, ada petunjuk saya terpaksa nge-pakuin itu di atas (batu). Langsung melihat, ketemu itu Gibran," cerita Ade Leji dalam program Sudut Pandang.

Pada saat ditemukan, posisi Gibran sedang telungkup di bawah batu tempat Ade Leji menancapkan paku bumi. Ade Leji langsung memberi makan dan menggendong Gibran untuk segera meminta pertolongan kepada warga.

Anggota Sat Samapta Polres Garut juga langsung menuju ke arah Ade Leji. Mengingat kondisi sudah ramai dan demi menjaga keselamatan Gibran, aksi gendong-gendongan antarpolisi pun terjadi.

"Kita bergantian, ada yang menggendong, clear area membuka jalan, dan ada yang memberi minum gantian per 100 atau 200 meter. Lalu sampai di ambulans kita menemani Gibran," ujar Bripda Randi Apandi.

Gibran langsung dibawa ke Puskesmas Tarogong untuk mendapat perawatan. Diketahui, ia mengalami luka lecet di kaki.

"Ketika Gibran datang, kita hanya menemukan luka lecet saja di kaki sebelah kiri, di bagian telapak. Dan kita melakukan perawatan luka ringan saja. Yang (luka) lain-lainnya tidak ada," ujar Reni, selaku perawat yang menangani Gibran.

Gibran dirawat di Puskesmas Tarogong hanya satu malam. Esok harinya, Gibran sudah diperbolehkan pulang. Namun, ketika pulang ke rumah, Gibran menunjukkan respons yang membuat keluarganya heran.

"Emosional, tampak ada perubahan. Gibran sebelumnya belum pernah bicara keras ke orang tua. Belum pernah dia itu melotot ke orang tua. Dia belum pernah membentak orang tua. Kami pun sedang mengkaji itu apa kira-kira yang melatarbelakangi itu. Tapi sekarang sudah baik," ujar Alam, ayah Gibran.

Simak Video: Napak Tilas dan Kesaksian Bocah Hilang di Gunung Guntur

[Gambas:Video 20detik]



(gah/gah)