Gubernur Banten Tekankan Pentingnya Akses Jalan bagi Masyarakat

Jihaan Khoirunnisa - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 22:45 WIB
Pemprov Banten
Foto: Dok. Pemprov Banten
Jakarta -

Gubernur Banten Wahidin Halim menyebut jalan yang bagus diperlukan untuk mendukung kelancaran aktivitas masyarakat. Untuk itu dia mendorong agar jalan yang rusak segera diperbaiki.

"Pemprov Banten selalu hadir dan ada di tengah masyarakat. Sudah kita buktikan bahwa mulai dari Tanjung Lesung sampai Sumur jalan (25 km) yang dibangun oleh Pemprov Banten bagus," ujar Wahidin dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/10/2021).

Saat melakukan Peresmian dan Peninjauan Proyek Infrastruktur Provinsi Banten di Taman Edukasi Sumur Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang pada Rabu (12/10), dia mengimbau agar akses jalan tetap dijaga. Sehingga kegiatan masyarakat, baik kegiatan ekonomi maupun pariwisata tidak terhambat.

"Jangan sakiti rakyat dengan jalan-jalan yang rusak. Rakyat harus dihadirkan, harus diberikan jalan yang bagus. Sehingga rakyat bisa melakukan aktivitas, perekonomian, pariwisata dan lain sebagainya. Oleh karena itu, saya minta jalan yang kita lewati tadi harus baik seumur hidup," terangnya.

Selain itu, Wahidin menyebut pihaknya terus berupaya meningkatkan akses layanan pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat Banten. Menurutnya saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sudah membangun dan menggratiskan sekolah serta beberapa rumah sakit yang berada di bawah kewenangan Pemprov Banten.

"Tahun ini Pemprov Banten membangun sekolah, termasuk menggratiskan biaya sekolah, menaikkan gaji guru honor dari Rp 300 ribu menjadi Rp 3 juta, serta menaikkan tunjangan Kepala Sekolah," terangnya.

"Saya ingin, 10 tahun lagi terlahir generasi pelajar yang terdidik dan mampu bersaing," tambahnya.

Adapun di sisi kesehatan, lanjut dia, Pemprov Banten juga membangun rumah sakit. RSUD Banten disebutnya sudah memiliki gedung 8 lantai dengan laboratorium. Selain itu dibangun juga Rumah Sakit Labuan dan Rumah Sakit Cilograng.

"Ini juga bentuk-bentuk perhatian Pemerintah kepada masyarakat. Pemprov Banten juga punya komitmen untuk penyelenggaraan pemerintahan yang bersih," tegasnya.

Dijelaskannya, Pemprov Banten telah menyalurkan bantuan listrik melalui program listrik desa (lisdes) untuk masyarakat,dukungan kepada Bupati dan Walikota terkait pembangunan jalan lingkungan, serta bantuan untuk pesantren di wilayah Banten.

Pada kesempatan tersebut, Wahidin menyerahkan bantuan rumah lewat Program Hunian Tetap (Huntap) untuk korban tsunami dan Penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), bantuan untuk masjid dan musala serta pembagian paket sembako untuk masyarakat yang membutuhkan. Dia mengatakan saat ini Program Hunian Tetap dan Penanganan RTLH di wilayah Kecamatan Sumur sudah terdata 197 unit rumah.

Usai menengok rumah bantuan, Wahidin beserta rombongan juga meninjau jembatan warna-warni yang oleh masyarakat lebih dikenal sebagai jembatan pelangi yang ada di ruas jalan Tanjung Lesung - Sumur. Dia menilai jembatan pelangi dibangun untuk mendukung standar jalan mantap Provinsi Banten. Sekaligus menjadi penanda pengguna jalan sudah memasuki wilayah Provinsi Banten.

Selanjutnya rombongan juga meninjau kondisi ruas jalan Ciseukeut - Sobang - Tela. Diketahui, ruas jalan sepanjang 15 km itu selesai dibangun Pemprov Banten pada Tahun 2019. Ruas jalan Munjul - Picung menjadi ruas jalan selanjutnya yang ditinjau.

Wahidin sempat berdialog dengan masyarakat, kemudian membagikan paket bantuan sembako serta listrik desa di lapangan Desa Kolelet, Kecamatan Picung, Pandeglang.

Dia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Hal ini mengingat pandemi COVID-19 belum berakhir.

Selanjutnya, rombongan Gubernur WH bertemu dengan Bupati Pandeglang Irna Narulita di Pendopo Bupati Pandeglang. Diungkapkannya Pemprov Banten dan Pemkab Pandeglang sepakat untuk mencegah berdirinya bangunan di atas saluran air/drainase demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

Dia menjelaskan bahwa pemerintah baik pusat, provinsi, maupun kabupaten masing-masing memiliki kewenangan terhadap penanganan jalan.

"Kewenangan itu untuk melakukan koordinasi agar pembangunan tidak terganggu untuk terwujudnya jalan mantap jalan nasional, jalan provinsi, dan jalan kabupaten/kota," pungkasnya.

Diketahui, kegiatan tersebut turut pula dihadiri oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Plt. Sekda Banten Muhtarom dan para kepala OPD. Sebelumnya, rombongan melakukan penanaman pohon di Bumi Perkemahan Cikujang Kabupaten Pandeglang.

(akn/ega)