Ketua RT Ungkap Pria Maki Tetangga-Lempar Kucing di Jakbar Gegara Ini

Annisa Rizky Fadilla - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 15:36 WIB
Tangkapan layar video viral
Foto: Tangkapan layar video viral

Gegara Diminta Cuci Kaki

Seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, percekcokan antara E dengan RF terjadi karena masalah sepele. E merasa tersinggung lantaran anaknya disuruh mencuci kaki sebelum masuk ke rumah RF itu.

"Yang saya tahu pas saya keluar rumah, anak ibu laundry lagi nangis. Terus saya tanya kenapa, ternyata nggak dibolehin masuk ke rumahnya ibu RF. Terus saya bilang udah aja sini masuk ke rumah, main sama anak saya Jui," ujarnya.

Namun saat keduanya tengah bermain, RF kemudian menyuruh mereka masuk ke dalam rumahnya. Anak E pun tidak berani masuk dan lebih memilih menunggu di luar rumah.

"Anak ibu laundry nggak berani masuk, mungkin karena kakinya kotor apa gimana namanya anak kecil. Nah ibu RF ini dia cuma nyuruh anak tukang laundry cuci kaki dulu, ya udah begitu jadi ribut. Sepenglihatan saya mah seperti itu," jelasnya.

Kemudian pelaku berinisial E mendapati anaknya itu nangis saat pulang ke rumah. Saat anaknya menceritakan kejadian di rumah RF, E langsung datang ke lokasi. Dia pun dinilai gegabah karena emosi.

"Mungkin karena bapak laundry ngelihat anaknya pulang nangis, jadi ditanya mau main ke mana dan anaknya ngomong. Dia emosi kali ya di pendam-pendam, akhirnya pas kejadian itu si bapak laundry ke konter ibu RF. Ngambek dan gubrak-gubrak seperti yang di video viral itu," katanya.

Viral di Medsos

Diberitakan sebelumnya, sebuah video viral beredar di sosial media karena adanya tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seorang pria kepada perempuan. Perempuan itu nampak dimaki-maki hingga hendak coba dianiaya oleh pelaku.

Tindakan pelaku itu dilakukan di depan anak korban yang masih balita. Anak korban itu terlihat menangis histeris melihat tindakan dari pelaku.

Dalam rekaman video viral itu, diketahui peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (13/10/2021), sekitar pukul 21.40 WIB. Peristiwa itu disebut terjadi di daerah Kalideres, Jakarta Barat.

Ketika dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan pihaknya sudah mengetahui peristiwa itu. Korban pun sudah membuat laporan polisi.

"Korban sudah berkomunikasi dengan pihak Polsek untuk melaporkan peristiwa tersebut," kata Joko saat dihubungi, Jumat (15/10).


(mea/mea)