Kantor Pinjol di Kalbar Punya 1.600 Nasabah, Perputaran Uang Rp 3,2 M!

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 15:17 WIB
Kantor pinjol di Pontianak, Kalimantan Barat digerbek polisi
Kantor pinjol di Pontianak, Kalimantan Barat, digerebek polisi. (Foto: dok. Polda Kalbar)
Pontianak -

Kantor pinjaman online (pinjol) ilegal PT Sumber Rejeki Digital (SRD) di Pontianak, Kalimantan Barat, yang digerebek polisi, memiliki ribuan nasabah. Perputaran uang dari pinjaman online itu pun mencapai angka yang cukup fantastis.

"Jadi untuk jumlah nasabahnya ini sekitar 1.600-an orang. Kalau perputaran uangnya sekitar Rp 3,25 miliar per bulan," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar Kombes Luthfie Sulistiawan kepada detikcom, Sabtu (16/10/2021).

Luthfie mengatakan PT Sumber Rejeki Digital telah beroperasi sejak Desember 2020. Karyawannya berjumlah 66 orang.

"Tapi, pas kita datangi, sebagian sudah kabur, karena mereka mengetahui adanya penggerebekan masif di Jakarta, Tangerang, dan Sleman kemarin," jelas Luthfie.

Kantor pinjol yang terletak di Jl Veteran Gg Syukur 1, Kelurahan Benua Melayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan, Pontianak, ini digerebek pada pagi tadi. Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan 14 orang karyawan.

"Mereka sebagian besar bertugas menjadi operator sekaligus debt collector," ucap Luthfie.

Para karyawan pinjol itu kemudian digiring ke Mapolda Kalbar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sejumlah barang bukti turut disita polisi, di antaranya 22 unit laptop, 18 unit handphone, 9 unit CPU komputer, 7 buah SIM card, 3 buah modem, dan dokumen-dokumen terkait pinjaman online tersebut.

"Para karyawannya kami bawa ke kantor untuk pemeriksaan lanjut, termasuk akan kami dalami pendananya," imbuhnya.

Luthfie menambahkan, kantor tersebut bertugas melakukan penagihan utang dari 14 aplikasi pinjol. Luthfie memastikan 14 pinjol itu ilegal.

"Berdasarkan pemeriksaan, perusahaan pinjaman online itu memiliki 14 aplikasi yang tidak terdaftar di OJK," katanya.

Simak video 'Kenapa Harus Tunggu Atensi Jokowi Tindak Pinjol Ilegal-Premanisme?':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/bar)