Road Bikers Boleh Gowes di Jalanan Jakarta Mulai Besok, Ini Aturannya

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 12:16 WIB
Komunitas sepeda road bike meminta dispensasi waktu tertentu untuk jenis road bike dapat menggunakan jalur kendaraan bermotor di Jalan Sudirman-Thamrin.
Ilustrasi road bikers (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Ditlantas Polda Metro Jaya memberi lampu hijau kegiatan bike to sport para road bikers. Mulai besok kegiatan itu akan diuji coba kembali di jalanan Jakarta.

"Terkait dengan sepeda selama ini bike to work sudah diperbolehkan. Mulai besok kita akan uji coba untuk bike to sport juga sudah diperbolehkan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Uji coba itu menyusul mulai melandainya kondisi COVID-19 di Jakarta. Namun, polisi tetap menekankan kepada pesepeda bike to work untuk tidak menciptakan kerumunan saat kegiatan tersebut diizinkan kembali.

"Tetap menjaga protokol kesehatan. Tidak berkerumun dan tidak berhenti sehingga menimbulkan kerumunan," katanya.

Aturan Jam Operasi Bike to Sport

Penerapan jam operasional untuk bike to sport pun merujuk ke kebijakan sebelumnya. Nantinya, para road bikers bisa melaju di ruas jalan hingga pukul 06.30 WIB.

Sambodo menegaskan selepas jam tersebut, tiap road bikers diwajibkan untuk berkendara di jalur yang telah disediakan.

"Dengan aturan untuk bike to sport ini hari Senin sampai Jumat itu kita perbolehkan sampai pukul 06.30 WIB. Kalau di atas pukul 06.30 WIB teman-teman yang bersepeda untuk memasukkan ke jalur sepeda yang sudah disiapkan," katanya.

"Untuk hari Sabtu dan Minggu dan hari libur sepeda diperbolehkan sampai jam 09.00. Terkait dengan sepeda ini kebijakannya sifatnya uji coba," tambahnya.

Sebelumnya polisi telah mengizinkan pesepeda bike to work melintas di kawasan ganjil genap Jakarta. Kebijakan itu diterapkan sejak 7 September 2021.

"Untuk bike to work akan kita uji coba selama tiga hari ke depan melintas," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/9).

Sambodo mengatakan usai uji coba kebijakan bike to work ini akan dievaluasi. Jika menimbulkan kerumunan, maka kebijakan tersebut akan ditiadakan.

"Nanti kita lihat apakah bike to work ini betul-betul work dengan atribut atau tanda pengenal, atau dia memanfaatkan ini memang untuk melakukan hal-hal selain bekerja. Jadi mulai besok (hari ini, red) kita uji coba," ujar Sambodo.

(ygs/mea)