Kata Dishub Soal Rambu Khusus Road Bike di JLNT Kp Melayu yang Diprotes

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Minggu, 13 Jun 2021 08:51 WIB
Jakarta -

Pemasangan rambu lalu lintas khusus sepeda road bike atau sepeda balap di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang diprotes sejumlah pihak. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menegaskan pemasangan ini sifatnya masih sementara selama uji coba jalur road bike berlangsung.

"Sekali lagi pada pelaksanaan uji coba kami menerima masukan. Begitu ada masukan sempurnakan dengan ini, itu kami coba, kami pasang. Begitu kami pasang ada masukan lagi," kata Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo di JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (13/6/2021).

"Jadi begitu ada masukan, pak dipasang ini, kami pasang. Begitu dalam pelaksaannya tidak cocok, kita copot," sambungnya.

Syafrin mengatakan pemasangan rambu ini untuk melengkapi kebutuhan di lapangan. Oleh karena itu, pihaknya memutuskan tetap memasang rambu meskipun masih diuji coba.

"Sehingga kenapa itu perlu? Pada saat ini ditetapkan dalam regulasi yang firm maka keseluruhannya berjalan dengan baik, tidak ada tambal sulam untuk pelaksanaannya," jelasnya.

Dalam kesempatan ini, Syafrin turut melaporkan data jumlah pesepeda road bike melintasi kawasan ini selama 3 kali uji coba. Hasilnya, terjadi peningkatan jumlah road bikers yang signifikan.

"Di uji coba pertama hanya 1.666 pesepeda yang melintas. Kemudian uji coba kedua naik 77% menjadi 2.499 pesepeda dan uji coba ketiga minggu lalu naik lagi ke 60.23% yaitu menjadi 4.005 pesepda yang melintas," ujarnya.

Dia juga menerangkan, pihaknya masih menerima segala masukan dan saran terkait pengadaan jalur khusus sepeda road bike di JLNT ini. Sebelum akhirnya, regulasi telah disahkan.

"Tentu uji coba adalah ingin menerima masukan sebanyak banyaknya sebelum disiapkan regulasi untuk pelaksanaannya dan oleh sebab itu banyak masukan yang sedang kami terima dan terus kami kembangkan," ucapnya.