Polisi Amankan 18 Mahasiswa Buntut Demo Ricuh di Pemkab Tangerang

Nahda Rizki Utami - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 15:47 WIB
Tangerang -

Demo sekelompok mahasiswa di depan Kantor Bupati Tangerang, Banten, berujung ricuh. Polisi membubarkan massa dan mengamankan 18 orang mahasiswa.

"18 orang (diamankan)," ujar Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (13/10/2021).

Wahyu tidak memberikan penjelasan lebih detail soal identitas 18 mahasiswa yang diamankan itu. Belum diketahui juga apakah para mahasiswa itu sudah dipulangkan atau belum.

Sementara itu, Wahyu menegaskan pihaknya telah memberikan pengarahan kepada personel yang melakukan pengamanan. Dalam apel tersebut, Wahyu menekankan kepada anggota agar tidak melakukan kekerasan dan melaksanakan pengamanan dengan humanis.

"Sudah di-APP (beri pengarahan) tidak ada tindakan atau gerakan tambahan seperti memukul, tetap lakukan secara humanis," imbuh Wahyu.

Polisi-Mahasiswa Sempat Dorong-dorongan

Demonstrasi tersebut berlangsung pada siang tadi di depan kantor Bupati Tangerang. Demo bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Kabupaten Tangerang ke-389.

Wakapolresta Tangerang AKBP Leonard M Sinambela mengatakan aksi mahasiswa tersebut hendak menuntut Bupati Tangerang atas beberapa persoalan. Namun saat itu Bupati sedang tidak berada di lokasi lantaran sedang ada beberapa kegiatan.

"Mereka itu menuntut Bupati menemui padahal kan tidak ada Bupati kan kegiatan paripurna dan kegiatan rangkaian lainnya," kata Leonard saat dihubungi terpisah.

Leonard juga mengatakan dalam aksi itu massa dan pihak kepolisian sempat terlibat dorong-dorongan. Hingga akhirnya polisi menangkap sejumlah peserta demo.

"Ya mereka yang mendorong-dorong, mereka yang maksa para petugas akhirnya kan diamankan, dibawa ke Polres sekarang dimintai keterangan," tambahnya.

Leonard menyampaikan, aksi tersebut tidak mengantongi izin dari pihak kepolisian, mengingat situasi saat ini masih pandemi COVID-19.

"Jadi gini, intinya dari Polresta Tangerang melakukan kegiatan pengamanan kegiatan penyampaian pendapat. Teman-teman ini juga pada prinsipnya kan tidak dikasih surat izin demo karena kan kita masih status PPKM level 3," jelas Leonard.

Simak di halaman selanjutnya, polisi menjelaskan soal video viral mahasiswa dibanting.