Tolak Ajakan Demo Berujung Bentrok, 2 Mahasiswa Unpam Ditangkap Polisi

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 10:12 WIB
Ilustrasi tawuran
Foto ilustrasi (Edi Wahyono/detikcom)
Tangerang Selatan -

Aparat kepolisian menangkap dua orang mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam), Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, yang terlibat bentrokan di depan area kampus. Diketahui, dua kelompok mahasiswa terlibat bentrokan pada Minggu (10/10).

"Iya udah ditangkap 2 orang (mahasiswa)," ujar Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin saat dikonfirmasi, Selasa (12/10/2021).

Iman mengatakan kedua kelompok mahasiswa itu mulanya membuat kesepakatan untuk bertemu di sebuah rumah makan di seberang kampus. Lalu, terjadi keributan dan salah seorang mahasiswa dikeroyok oleh sekelompok mahasiswa lain.

"Ya mereka janjian kuliner depan kampus, terus abis itu ribut di situ. Digebukin," kata Iman.

Lebih lanjut Iman mengungkapkan salah seorang mahasiswa mengalami luka robek pada bagian kepala. Meski begitu, Iman tidak menyebutkan secara detail ada berapa korban dari kejadian tersebut.

"Oh lukanya sih kepala, sobek. Kalau yang saya dengar yang ada di situ aja, (mukul) pakai material-material di sana," katanya.

Ribut karena Tolak Ajakan Demo

Wakil Rektor 3 Bidang Mahasiswa dan Alumni Unpam M Wildan mengatakan keributan itu dipicu salah satu kelompok mahasiswa menolak ajakan demo. Saat itu kedua kelompok mahasiswa tersebut mulanya hendak berdiskusi.

"Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Pamulang (KBM Unpam) mendatangi Sekretariat Himpunan Mahasiswa Teknik Elekto perihal mengkonfirmasi terkait flyer yang mereka buat yang berisi Mahasiswa Teknik Elektro Unpam #Menolak Ikut Aksi# pada hari Kamis, 7 Oktober 2021," kata Wildan dalam keterangan tertulis, Selasa (12/10/2021).

"Mereka hadir karena mau mendiskusikan maksud penolakan mereka terhadap aksi," imbuhnya.