ADVERTISEMENT

Bunuh Pemerkosa Istrinya, Pria di Sumsel Divonis 8 Tahun Bui

Prima Syahbana - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 10:06 WIB
ilustrasi pembunuhan
Foto ilustrasi pembunuhan. (detikcom)
Palembang -

Seorang petani di Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel), YA (21), divonis 8 tahun penjara usai membunuh tetangga sendiri, DI (34). Tetangganya diketahui telah memperkosa istri YA.

Mengetahui tetangga pernah memperkosa istrinya, YA merencanakan aksi balas dendam. Terkait vonis 8 tahun bui tersebut, Kejaksaan Negeri Lubuklinggau akhirnya angkat bicara.

Vonis itu dijatuhkan ketua majelis hakim PN Lubuklinggau Yopy Wijaya dalam persidangan yang berlangsung pada Jumat (8/10) lalu. Vonis itu juga diketahui lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut sanksi penjara 12 tahun, berdasarkan keterangan di situs Sistem Informasi Penelusuran Perkara Perkara (SIPP) PN Lubuklinggau.

Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau mengaku akan pikir-pikir dulu terkait langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya. Termasuk akan mengajukan banding atau tidak selama 7 hari ke depan usai vonis terhadap YA dijatuhkan.

"Terkait keputusan sidang terdakwa (YA), kita pikir-pikir dulu langkah apa yang akan kita lakukan 7 hari setelah vonis itu dijatuhkan majelis hakim, kita juga punya hak untuk mengajukan banding," kata Kepala Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau Willy Ade Chaidir dikonfirmasi detikcom, Senin (11/10/2021).

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Linggau Firdaus menjelaskan vonis yang dijatuhkan majelis hakim dalam persidangan pada Jumat (8/10) itu, memang merupakan dua pertiga dari tuntutan JPU pada agenda sidang tuntutan beberapa waktu lalu.

"Kalau kita, pada saat sidang vonis berlangsung memang dari JPU menuntut 12 tahun penjara, sedangkan majelis hakim memvonis terdakwa dua pertiganya, yakni 8 tahun penjara, itu sudah sesuai," kata Firdaus terpisah.

Sementara itu, untuk langkah hukum terdakwa ke depannya, Firdaus juga menyerahkan sepenuhnya ke terdakwa soal apakah banding atau tidak. Sebab, sambungnya, itu sudah menjadi hak terdakwa ataupun kuasa hukumnya.

"Kalau terdakwanya keberatan ya silakan mengajukan banding, tuntutannya tentang pembunuhan 338 (Pasal 338 KUHPidana)," kata dia.

Sebelumnya, peristiwa berdarah yang dilakukan YA terhadap DI itu terjadi pada Minggu (28/3) sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu pelaku dan korban, yang pernah memperkosa istri pelaku, bertemu di salah satu ruas jalan di Desa Petras Jaya, Muara Kelingi.

"Benar kejadiannya di Desa Petras Jaya, Muara Kelingi. Terduga pelaku nekat habisi nyawa korban diduga karena dendam, istri pelaku diperkosa korban. Untuk motif lengkapnya masih kita dalami," kata Kapolres Musi Rawas, AKBP Effranedy, kepada wartawan, Selasa (30/3).

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak juga Video: Suami Tega Habisi Nyawa Istri Gegara Kerap Pergi Tanpa Izin

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT