Kriteria Parpol yang Dinilai Cocok untuk RK Bergabung di 2022

Isal Mawardi - detikNews
Senin, 11 Okt 2021 06:22 WIB
Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Ridwan Kamil (Foto: Yudha Maulana/detikcom)
Jakarta -

Ridwan Kamil (RK) menyatakan diri siap gabung ke salah satu partai politik. Parpol mana yang akan meminang Gubernur Jawa Barat itu?

Pakar politik dari CSIS, Arya Fernandes, mengatakan ada 3 kriteria parpol yang akan dilirik Ridwan Kamil. Pertama, parpol tersebut harus partai-partai parlemen.

"(Kriteria) Yang kedua, adalah partai-partai yang mendapatkan di atas 5 persen suara," sebut Arya ketika dihubungi detikcom, Minggu (10/10/2021).

"Jadi dia akan melirik partai menengah ke atas seperti ada NasDem, PAN, ada Golkar, PDIP, dan Gerindra," lanjutnya.

Kemudian, kriteria ketiga yakni parpol yang bakal mengusung Ridwan Kamil di Pilpres 2024. Partai seperti Gerindra dan PKS dianggap tak bakal dilirik Ridwan Kamil.

"Kalau Gerindra agak susah kan di sana ada Pak Prabowo, ada Sandi, agak susah kalau PDIP masih mungkin ya, kalau Golkar masih mungkin, NasDem masih mungkin, PAN masih mungkin, PKB kayaknya kecil kemungkinan," tutur Arya.

"PKS nggak mungkin ya karena dia (Ridwan Kamil) kan pengen partai yang nasionalis spektrum ideologinya jadi pilihannya itu dugaan saya ya kalau nggak PAN, NasDem, Golkar," sambungnya.

Sementara itu, Direktur Parameter Politik, Adi Prayitno mengatakan Ridwan Kamil dinilai hanya akan berlabuh ke partai politik yang setia mengusungnya maju di Pilpres 2024.

"Kalau melihat kecenderungan RK yang ingin nyapres, RK hanya akan bergabung dengan partai yang memastikan dirinya diusung maju," ujar Adi Prayitno.

Menurut Adi, hal ini menjadi rumit. Pasalnya, hampir semua partai cenderung ingin mengusung ketua umum dan elite masing-masing maju di Pilpres 2024.

Sebagai contoh, kata Adi, ada PDIP yang mengusung Puan Maharani, lalu Golkar yang menjagokan Airlangga Hartarto, kemudian Gerindra yang mendukung Prabowo Subianto. Begitu pula dengan Partai Demokrat, PKS, hingga PPP.

Meski begitu, Adi melihat ada satu partai yang bisa jadi tempat berlabuh Ridwan Kamil. Parpol itu yakni NasDem.

"Itupun belum tentu menang konvensi. Beda ceritanya kalau RK gabung parpol sekedar jadi kader bukan harga mati capres, pasti banyak partai yang rebutan," tutur Adi.

"Harga mati harus capres secara tak langsung mempersempit ruang gerak RK gabung partai. Slot capres dari partai penuh, sudah terisi semua," lanjutnya.

Selengkapnya di halaman berikutnya

Simak Video: Manuver PAN Beri Mimbar Anies-RK, Sinyal Dukungan 2024?

[Gambas:Video 20detik]