Ridwan Kamil Gabung Parpol di 2022, Gelora Jabar Siap Menyambut

Yudha Maulana - detikNews
Minggu, 10 Okt 2021 14:12 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan aplikasi e-Perda.
Foto: Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Dok. Pemprov Jabar).
Bandung -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan siap bergabung dengan partai politik pada pertengahan 2022 mendatang. Keputusan itu mendapat sambutan positif dari Ketua DPW Partai Gelora Indonesia Jawa Barat Haris Yuliana.

"Kita apresiasi keputusan Ridwan Kamil tentang rencana akan masuk parpol pada tahun 2022 mendatang. Bahkan kita sangat terbuka jika Kang Emil mau bergabung bersama kami di Partai Gelora," ujar Haris, Minggu (10/10/2021).

Haris mengatakan, hubungannya dengan Ridwan Kamil telah terjalin dengan baik sejak era Pilwalkot Bandung terdahulu."Kalau untuk komunikasi cukup baik, saya kenal dengan beliau sejak zaman Pilwalkot dulu sampai sekarang, kita punya sejarah panjang dengan kang Emil," katanya.

"Jika ingin memberikan kontribusi yang lebih luas bagi bangsa, tidak ada cara lain selain melalui partai politik, jadi Ridwan Kamil ini sudah berada di jalur yang benar," ucap Haris melanjutkan.

Menurutnya partai politik bisa menjadi pabrik ide dan narasi untuk kemajuan bangsa. Pernyataannya itu juga sekaligus membantah anggapan negatif tentang partai politik.

"Sama halnya dengan pisau dapur, kalau dipakai oleh penjahat pasti udah gak bener, tapi kalau dipakai untuk masak, menjadi alat yang sangat membantu," katanya.

"Jadi, partai politik ini sebuah alat untuk membangun peradaban," pungkasnya.

Elektabilitas Ridwan Kamil sebagai kepala daerah yang belum berbaju partai politik dalam survei Pilpres 2024 selama setahun terakhir mampu menyisihkan nama-nama tokoh partai.

Dalam survei Indonesia Elections and Strategic (indEX) Research Ridwan Kamil bersaing dalam posisi tiga teratas bersanding dengan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Elektabilitas Ganjar mencapai 17,5 persen, terpaut tipis dari Prabowo sebesar 17,1 persen. Posisi berikutnya ditempati oleh Ridwan Kamil dengan elektabilitas 13,8 persen.

"Ganjar, Prabowo, dan RK menguasai posisi tiga besar calon presiden, sedangkan Puan dan Airlangga merayap di papan bawah," ujar peneliti indEX Research Hendri Kurniawan dalam siaran pers yang dikutip Sabtu (9/10/2021).

r

Sebelumnya, Ridwan Kamil menyatakan siap bergabung dengan partai politik. Rencananya, pria yang akrab disapa Kang Emil itu akan mengumumkan keputusannya pada pertengahan 2022 nanti.

"Saya masih istikharah terus terang, kalau lanjut gubernur juga periode kedua, mungkin posisinya sudah berpartai juga, partai mana, mungkin di 2022 mungkin akan saya sampaikan, istikharah mana yang pas dulu," ucap Kang Emil saat berbincang dengan detikcom di Gedung Pakuan, Jumat (8/10/2021).

Seperti diketahui, Kang Emil masuk ke bursa Pilwalkot Bandung dan Pilgub Jabar melalui jalur non partai. Kendati begitu, ia mendapatkan sokongan dari sejumlah partai pengusung dan pendukung di dua pesta demokrasi tersebut.

Jelang Pilpres 2024, muncul berbagai survei yang memunculkan nama Kang Emil sebagai salah satu kandidat calon presiden. Meski begitu, sejumlah pengamat politik beropini jika langkah Kang Emil bakal berat bila melaju ke 2024 tanpa mengendarai mesin partai.

(yum/mso)