Penjelasan Istri Preman soal Suaminya Pukul Pedagang Wanita di Sumut

Datuk Haris Molana - detikNews
Minggu, 10 Okt 2021 22:31 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Medan -

Istri BS, pria diduga preman yang memukul pedagang di Pasar atau Pajak Gambir, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), angkat bicara soal kasus suamianya. Sang istri yang bernama Nurhalimah pun menceritakan persoalan tersebut.

Nurhalimah awalnya bercerita soal dia dan suaminya hari itu berangkat ke pajak atau pasar untuk belanja. Sesampai di pasar, dia pergi berbelanja sementara suaminya mencari tempat parkiran sepeda motor.

"Sampai di pajak, sekitar jam 08.00 WIB jalanan macet, awak (saya) turun di simpang. Awak masuk ke dalam pajak belanja. Laki (suami) awak cari parkiran. Tapi awak nggak tahu parkiran yang mana. Tapi setahu awak dia parkir di tempat tongkrongan kawan-kawannya," ujar Nurhalimah kepada wartawan usai menjenguk suaminya di Polsek Percut Sei Tuan, Minggu (10/10/2021).

Dia mengaku setelah belanja, dia menyusul suaminya. Tetapi, dia malah melihat ada keramaian dan saat dihampiri ternyata suaminya lagi ribut-ribut

"Setelah awak belanja, sekitar jam 09.00 WIB, awak keluar mau pulang, awak mau menyusul laki awak di parkiran. Awak tengok kok ramai kali di simpang itu ada apa. Awak tengok ternyata laki awak sama Ibu itu yang berkelahi," ucap Nurhalimah.

Dia mengaku saat perkelahian terjadi tidak melihat secara langsung. Dia hanya melihat suaminya dilerai serta dibawa oleh orang-orang di pasar itu.

"Tapi awak nggak lihat perkelahian orang itu. Yang awak lihat laki awak dilerai. Dibawa oleh orang-orang di pajak itu. Itulah yang awak lihat. Dan Ibu itu mengejar suami saya ada membawa sesuatu di tangannya. Macam kunci gitulah. Ntah kunci apa saya nggak tahu," sebut Nurhalimah.

Kemudian, dia bertanya kepada masyarakat setempat soal suaminya. Dia pun dapat informasi soal masalah becak.

"Lalu awak bertanya sama masyarakat di situ, kenapa suami aku? Itulah masalah becak katanya. Jadi awak nggak ke laki lagi, awak ke pedagang-pedagang itulah nanya masalahnya kek mana. Tapi nengok Ibu itu terduduk. Nggak lama awak bicara sama pedagang itu, awak ngejar laki awak yang diletakkan di warung lontong," ucapnya.

"Awak kejarlah di situ, rupanya dia tertidur. Karena istirahat di warung lontong itu, dia tertidurlah. Nggak lama kemudian bangun dari tidurnya, awak disuruhnya pulang. Dia mau visum mau melapor," sebut Nurhalimah.