Menag Larang Pawai Hari Besar Keagamaan Saat PPKM

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 10 Okt 2021 08:01 WIB
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas sambangi gedung DPR hari ini. Kedatangannya untuk membahas anggaran bersama komisi VIII DPR.
Menag Yaqut (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Kementerian Agama (Kemenag) mengeluarkan Pedoman Penyelenggaraan Peringatan Hari Besar Keagamaan pada masa pandemi Corona (COVID-19). Dalam pedoman itu, pawai hari besar keagamaan pun dilarang selama masa PPKM.

Pedoman ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama No SE 29 tahun 2021 dan ditandatangani pada 7 Oktober 2021. Menag Yaqut Cholil Qoumas menyebut pedoman ini demi memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan peringatan keagamaan.

"Pedoman kami terbitkan dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi SAW, Natal, dan hari besar keagamaan lainnya pada masa pandemi COVID-19," kata Menag Yaqut dalam keterangannya, Minggu (10/10/2021).

Yaqut mengatakan pedoman penyelenggaraan tersebut disusun dengan memperhatikan kondisi atau status daerah dalam konteks pandemi COVID-19. Menurutnya, bagi daerah dengan PPKM level 2 dan level 1, misalnya, peringatan hari besar keagamaan bisa dilaksanakan tatap muka, tapi dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

"Untuk daerah level 4 dan level 3, peringatan hari besar keagamaan dianjurkan dilaksanakan secara virtual atau daring," tegasnya.

Selain itu, Yaqut menganjurkan penyelenggara kegiatan harus menyediakan QR Code PeduliLindungi. Peserta yang hadir juga dianjurkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi di rumah ibadat dan tempat lain yang digunakan untuk menggelar Peringatan Hari Besar Keagamaan.

"Dilarang untuk melakukan pawai atau arak-arakan dalam rangka Peringatan Hari Besar Keagamaan yang melibatkan jumlah peserta dalam skala besar," tegasnya.

Salah satu aturan dalam pedoman itu adalah larangan untuk melakukan pawai atau arak-arakan dalam rangka Peringatan Hari Besar Keagamaan yang melibatkan jumlah peserta dalam skala besar.

Simak selengkapnya pedoman penyelenggara peringatan hari besar keagamaan di halaman berikutnya.

Lihat juga Video: Airlangga: Sebetulnya PPKM di Yogyakarta Sudah Level 2, tapi...

[Gambas:Video 20detik]