Kemenag Ungkap Alasan Libur Maulid Nabi Digeser ke 20 Oktober

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 09 Okt 2021 18:13 WIB
Kalender tahunan. dikhy sasra/ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi (Dikhy Sasra/detikcom)
Jakarta -

Hari libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebelumnya jatuh pada hari Selasa, 19 Oktober 2021, pemerintah lalu menggeser hari liburnya menjadi tanggal 20 Oktober 2021. Hal itu karena untuk mengantisipasi munculnya klaster baru COVID-19.

"Sebagai antisipasi munculnya kasus baru COVID-19, hari libur Maulid Nabi digeser 20 Oktober 2021," tegas Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/10/2021).

Kamaruddin Amin mengatakan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak berubah, tetap 12 Rabiul Awal. Hanya, hari libur dalam rangka memperingatinya-lah yang digeser.

"Maulid Nabi Muhammad Saw tetap 12 Rabiul Awal. Tahun ini bertepatan 19 Oktober 2021 M. Hari libur peringatannya yang digeser menjadi 20 Oktober 2021 M," ujarnya.

Adapun perubahan ini tertuang dalam Keputusan bersama Menag, Menaker, dan MenPAN-RB No 712, 1, dan 3 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, MenPAN-RB No 642, 4, dan 4 Tahun 2020 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama.

Diketahui, perubahan juga pernah dilakukan pada hari libur peringatan tahun baru Hijriah. Tahun barunya tetap 1 Muharam 1443 H, bertepatan 10 Agustus 2021. Namun hari libur dalam rangka memperingatinya digeser menjadi 11 Agustus 2021.

"Perubahan juga terjadi terkait cuti bersama dalam rangka Hari Raya Natal, yang awalnya ditetapkan pada 24 Desember, akhirnya diputuskan untuk ditiadakan," katanya.

Simak video 'Pemerintah Tengah Godok Aturan Mobilitas Libur Nataru Mendatang':

[Gambas:Video 20detik]



(yld/idh)