ADVERTISEMENT

Round-Up

Bareskrim Turun Tangan Usai Kasus 'Ayah Perkosa 3 Anak' Jadi Sorotan

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 09 Okt 2021 20:26 WIB
Ilustrasi Mabes Polri
Gedung Mabes Polri (Andhika Prasetia/detikcom)

Tim Kementerian PPPA Turut ke Sulsel


Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) tiba di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), untuk mendalami kasus 'ayah perkosa 3 anak' di Kabupaten Luwu Timur. Pimpinan tim, Taufan, mengaku belum dapat berkomentar banyak soal langkah penyelidikan oleh pihaknya karena khawatir pihak-pihak terkait yang hendak ditemui akan memanipulasi keterangan.

Pantauan detikcom, Sabtu (9/10/2021), Taufan bersama tiga rekannya mendatangi kantor Pusat Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak (P2TP2A) Sulsel di Jalan Hertasning, Makassar. Selepas pertemuan, tim Kementerian PPPA mengatakan pihaknya masih perlu mengumpulkan fakta-fakta terkait kasus 'ayah perkosa 3 anak' itu.

"Kami baru sampai tadi di jam 11 waktu Makassar, jadi kami masih mengumpulkan fakta-fakta. Yang jelas, kami akan melakukan pengumpulan fakta dari semua hal yang terkait," ucap Taufan kepada wartawan.

"Kalau kami beri tahu sekarang, nanti (pihak) yang kami kunjungi akan bersiap-siap. Jadi (tim Kementerian PPPA) akan memberikan semacam elemen kejutan agar tidak dipersiapkan, faktanya jadi lebih valid gitu," lanjut Taufan.

Tim Kementerian PPPA ini juga mengunjungi kantor LBH Makassar selaku penasihat hukum korban, namun belum ada penjelasan lebih rinci soal hasil pertemuan.

Di Makassar, Taufan akan menambah jumlah anggota tim, termasuk seorang koordinator. Sementara itu, Kepala Dinas Kepala UPT P2TP2A Sulsel, Meisy Papayungan, menyebut kedatangan Taufan dkk ke kantornya untuk mendapatkan fakta awal kasus ayah perkosa 3 anak tersebut.

"Mereka minta informasi awal dan kami menyarankan supaya turun langsung menggali informasi yang valid, supaya tidak simpang siur. Selama ini kan kita sudah berkoordinasi. Kita sekarang memberikan kesempatan," jelas Meisy.


(yld/yld)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT