Detik-detik Pria Berhelm Hitam Bacok Warga Gegara Kesal Istri Dibawa Lari

M Syahbana - detikNews
Kamis, 07 Okt 2021 12:16 WIB
Pria berhelm hitam diduga pembacok warga di Palembang saat ditangkap polisi (M Syahbana-detikcom)
Pria berhelm hitam diduga pembacok warga di Palembang saat ditangkap polisi. (M Syahbana/detikcom)
Palembang -

Pria berhelm hitam pembacok warga di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rudi Harto, ditangkap polisi. Pembacokan diduga terjadi karena Rudi kesal istrinya dibawa lari anak korban.

"Pelaku atas nama Rudi Harto ini kita tangkap, kejadian (pembacokan) itu berawal dari dendam asmara," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Christoper Panjaitan di Mapolda Sumsel, Palembang, Kamis (7/10/2021).

Pembacokan terjadi di Lorok Pakjo, Ilir Barat I, pukul 07.00 WIB, Senin (20/9). Dalam rekaman CCTV, terlihat pembacokan diawali pria berhelm hitam berjalan menghampiri seorang pria dan wanita yang berboncengan dengan sepeda motor.

Pria dan wanita yang berboncengan itu tampak berhenti di persimpangan jalan. Tiba-tiba, pria berhelm hitam yang belakangan diketahui adalah Rudi mendekat sambil membawa celurit.

Screenshot rekaman CCTV pembacokan di Palembang (dok. Istimewa)Screenshot rekaman CCTV pembacokan di Palembang. (Dok. Istimewa)

Rudi kemudian membacokkan celuritnya ke punggung pria yang berada di motor. Pria yang berada di atas motor dan perempuan yang diboncengnya tampak terjatuh.

Perempuan yang terjatuh itu tampak menjauh dan terlihat memanggil warga sekitar. Sementara, orang berhelm hitam itu terus membacok si pria yang terjatuh. Setelah beberapa kali membacok pria yang terjatuh, orang berhelm itu pergi dari lokasi.

Korban pembacokan adalah Umar. Menurut polisi, Rudi membacok Umar karena kesal istrinya dibawa lari oleh anak Umar yang bernama Asep.

"Pelaku dendam karena istrinya dibawa kabur anak korban. Karena dibacok pelaku pakai ini (celurit), korban mengalami luka bacok di bokong dan pahanya," tuturnya.

Rudi juga telah buka suara. Dia mengaku sengaja merencanakan pembacokan untuk menggertak Asep yang dituduhnya melarikan istrinya.

"Ya memang sengaja saya rencanakan pembacokan itu, tujuannya untuk menggertak anaknya yang membawa lari istri saya," kata Rudi di Subdit Jatanras Polda Sumsel, Palembang.

"Saya ini tidak terima dia berselingkuh dan membawa kabur istri saya. Sudah 3 bulan mereka itu berselingkuh, saya kesal, saya nahan saja karena memikirkan anak bungsu saya yang sudah 7 tahun," sambung Rudi.

(haf/haf)