Pria di Agam Ditangkap Jual-Beli 583 Burung yang Dilindungi

Antara - detikNews
Rabu, 06 Okt 2021 23:49 WIB
ilustrasi pria diborgol
Ilustrasi (thinkstock)
Jakarta -

Polres Bukittinggi, Sumatera Barat, menangkap seseorang berinisial F yang diduga penjual satwa yang dilindungi. Polisi mengamankan barang bukti 583 ekor burung yang dilindungi di Parabek Nagari Ladang Laweh, Agam.

Kasat Reskrim Polres Bukittinggi AKP Allan Budi Kusumah Latinusa menjelaskan penangkapan pelaku dilakukan di rumahnya, Selasa (5/10) malam, setelah mendapat informasi dari masyarakat.

"Pelaku inisial F (49), kita amankan setelah adanya informasi bahwa ia telah melakukan jual-beli satwa yang dilindungi," kata Allan, seperti dilansir Antara, Rabu (6/10/2021).

Polisi melalui Tim Kerambit kemudian melakukan pengecekan ke rumah pelaku dan terbukti di rumahnya ditemukan ratusan ekor burung yang diperkirakan siap dijual.

Menurut Allan, ratusan burung yang ditemukan di rumah pelaku tersebut adalah berupa 583 satwa yang dilindungi dengan berbagai jenis.

"Untuk pemeriksaan sementara, ada sekitar 10 jenis burung yang kita data, yaitu tiga ekor Cucak Kuricang, dua ekor Brinyi Kelabu, 14 ekor Cuca Sayap Hijau, sembilan ekor Sunda Bulbul Sumatera, 500 ekor Pleci, 16 ekor Poksai, 14 ekor Kucica Kampung, delapan ekor Cuca Gunung, 12 ekor Madu Srikandi, dan lima ekor Murai Besi," kata dia.

Seluruh burung dengan kandangnya itu dibawa ke Polres Bukittinggi sebagai barang bukti untuk dilakukan penyelidikan lebih jauh.

"Untuk saat ini pelaku yang biasa menjual sedang kita lakukan pemeriksaan, dan dilakukan identifikasi oleh pihak BKSDA Bukittinggi," kata Allan.

Pelaku dijerat dengan Pasal 40 ayat (2) jo Pasal 21 ayat (2) huruf a UU Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya jika terbukti bersalah.