Pria ODGJ di Bima Ngamuk Bawa Parang: Satu Warga Tewas-Polisi Luka Tertembak

Faruk Nickyrawi - detikNews
Rabu, 06 Okt 2021 21:19 WIB
Seorang pria diduga mengalami gangguan jiwa mengamuk dan membacok warga di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Satu warga tewas di lokasi kejadian, sementara pelaku juga tewas dihakimi massa.
Pria ODGJ di Bima ngamuk. (Dok. Istimewa)
Bima -

Seorang pria diduga mengalami gangguan jiwa mengamuk dan membacok warga di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Satu warga tewas di lokasi kejadian dan pelaku juga tewas dihakimi massa.

"Dua orang tewas di lokasi kejadian termasuk pelaku. Dan dua orang lainnya kritis yang kini tengah di rawat di RSUD Kota Bima," kata Kasat Reskrim Polres Bima Iptu Masdidin pada detikcom, Selasa (6/10/2021).

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (6/10) sekitar pukul 13.00 Wita tepatnya di Desa Sondosia, Kecamatan Sila Bima. Tak hanya membunuh warga, pelaku juga tewas setelah dihakimi massa yang geram dengan perbuatannya.

Pelaku diketahui bernama Sukardin (52), tiba-tiba mengamuk dan masuk ke salah satu rumah warga. Di dalam rumah tersebut terdapat tiga penghuni yang saat itu tengah menonton televisi. Pelaku merupakan penghuni kos-kosan tepat di samping rumah korban.

Pelaku masuk dan langsung membacok salah seorang korbannya secara membabi buta hingga tewas. Korban tewas setelah mengalami luka pada bagian leher serta kedua tangannya putus akibat ditebas pelaku.

Sementara itu, dua orang lainnya yang saat itu berada di dalam rumah tak luput dari amukan pelaku, hingga mengalami luka berat yang membuatnya kritis.

"Pada awalnya ketiga korban sedang duduk di rumahnya dan lagi nonton TV dan datang pelaku sambil membawa parang dan langsung mengamuk memukul korban Yeni alias Ante (14) sehingga korban mengalami luka di leher dan putus tangan kanan dan meninggal dunia di tempat. Sementara itu kakak korban yang bernama Sadam (20) dan Mulyadin (16) yang mau menyelamatkan adiknya juga ikut ditebas dengan parang oleh pelaku sehingga keduanya mengalami luka pada bagian tangan dan leher," jelas Masdidin.

Warga saat itu mengetahui kejadian mencoba untuk menangkap pelaku, tapi pelaku masih berontak dengan parang di tangannya yang membuat warga tidak berani mendekati. Pelaku dengan leluasa berjalan di tengah warga yang melemparinya.

Tak lama kemudian, pihak kepolisian dari Polsek Bolo datang ke lokasi kejadian dan mencoba mengamankan pelaku. Di tengah situasi tersebut, salah seorang polisi mencoba merampas parang dari pelaku dan menenangkan pelaku.

Simak video 'Nestapa Janda Tua di Polman, Rumahnya Jadi Abu Dibakar ODGJ':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: