ADVERTISEMENT

Golkar Minta TNI Penuhi Postur Pertahanan: Biar Disegani Kawan dan Lawan

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 18:15 WIB
Sejumlah prajurit TNI tengah membersihkan Alutsista di kawasan Istana Negara, Jakarta, Senin (4/20/2021). Ratusan alutsista ini terpampang di Istana Merdeka tepatnya di sepanjang Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Merdeka Selatan dan Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, dalam rangka perayaan HUT ke-76 TNI .
Prajurit TNI dan alutsistanya. (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi Golkar Bobby Adhityo Rizaldi berharap TNI memenuhi postur pertahanan. Hal ini agar Indonesia tak dipandang sebelah mata, baik oleh kawan maupun lawan.

"TNI perlu segera memenuhi postur pertahanan agar disegani kawan dan lawan. Selamat HUT TNI ke-76," kata Bobby kepada wartawan soal harapannya di hari ulang tahun (HUT) TNI ke-76, Selasa (5/10/2021).

Dia berharap TNI selalu manunggal hadir sebagai pemersatu dan pelindung rakyat maupun negara. Ketua DPP Partai Golkar ini juga ingin TNI tetap menjaga jiwa korsa.

"Harapan agar TNI selalu manunggal bersama rakyat, profesional, elemen pemersatu bangsa dan melindungi bangsa dari ancaman disintegrasi NKRI, radikalisme, komunisme dan segala bentuk serangan terhadap kedaulatan negara," tutur Bobby.

"TNI ke depan juga tetap terus mentransformasikan jiwa 'korsa' yang menjunjung tinggi kehormatan prajurit dan mengedepankan semangat melindungi rakyat," sambung dia.

Harapan Jokowi

Saat memimpin upacara HUT TNI ke-76 di Istana Merdeka, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta TNI selalu sigap dalam menghadapi beragam ancaman. Potensi ancaman biologis hingga terorisme menjadi perhatian utama Jokowi.

"Kesigapan TNI ini juga saya minta selalu diaktifkan dalam menghadapi spektrum ancaman yang lebih luas seperti pelanggaran kedaulatan pencuri kekayaan alam di laut, radikalisme, terorisme, ancaman siber, dan ancaman biologis, termasuk ancaman bencana alam," kata Jokowi saat memimpin upacara peringatan HUT TNI di halaman Istana Merdeka seperti disiarkan di akun YouTube Sekretariat Presiden, pagi tadi.

Dalam menghadapi spektrum ancaman yang semakin luas ini, Jokowi menekankan soal transformasi pertahanan TNI. Jokowi ingin TNI meningkatkan kapabilitas pertahanan modern dengan menyesuaikan perkembangan teknologi militer terkini.

"Penguatan budaya strategis prajurit dan perwira TNI harus tetap menjadi fondasi utama transformasi pertahanan, yaitu TNI yang manunggal dengan rakyat, dengan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta yang defensif aktif, dengan pertahanan berlapis dan memanfaatkan lompatan teknologi militer dan investasi pertahanan yang terencana," ujar Jokowi.

Simak berita lengkapnya di halaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT