Kasus Pemuda Tewas di BKT Jakbar, 6 Anak Punk Jadi Tersangka

Karin Nur Secha - detikNews
Selasa, 05 Okt 2021 15:56 WIB
Ilustrasi penemuan mayat wanita (dok detikcom)
Ilustrasi penemuan mayat (Foto: dok. detikcom)

Sebelumnya, Bintang mengatakan korban dan temannya sempat berkelahi dan dikeroyok oleh sejumlah anak punk. Belum diketahui penyebab perkelahian tersebut.

"Si korban ngobrol sama beberapa anak punk pakai bahasa Sunda yang dia nggak ngerti. Habis itu mungkin ada cekcok atau gimana, akhirnya si korban sama temennya ini dikeroyok juga," ujar Bintang.

Dalam aksi pengeroyokan tersebut, bukan hanya korban yang dikeroyok, teman korban juga dikeroyok oleh gerombolan anak punk tersebut.

"Temennya korban ini dilempar ke sungai, bukan si korban. Temennya dilempar ke kali, temennya berenang, terus dia minggir, naik ke atas lihat situasi anak punk sudah hilang," jelas Bintang.

Menurut Bintang, setelah pengeroyokan itu, para pelaku kabur. Saksi masih melihat korban di pinggir kali saat itu.

"Dan si korban itu masih ada di situ, si korban nggak dijorokin ke kali, posisi masih tetap di situ di pinggir kali situ," ujarnya.

Diketahui sesosok mayat pria ditemukan di Kali Banjir Kanal Timur (BKT), Cengkareng, Jakarta Barat. Jasad korban ditemukan warga sekitar pada pukul 11.00 WIB.

Mayat tersebut ditemukan dengan kondisi memiliki luka benjol di kepala. Korban berinisial RS (25) telah dievakuasi ke rumah sakit.


(mea/mea)