Napiter Imam Mulyana Bersyukur 'Mother of Satan' Ditemukan di Ciremai

Tim detikcom - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 19:03 WIB
Napiter Imam Mulyana bersyukur bom TATP ditemukan Tim Densus 88 di kaki Gunung Ciremai
Napi terorisme Imam Mulyana, pemilik 35 kg bahan peledak jenis TATP di kaki Gunung Ciremai, Majalengka, Jawa Barat. (dok. Istimewa)


Ditemukan di Kaki Gunung Ciremai

Bahan peledak jenis TATP atau dikenal 'Mother of Satan' seberat 35 kg ditemukan di kaki Gunung Ciremai, Majalengka, Jawa Barat. Bahan peledak itu diakui milik napi terorisme, Imam Mulyana, anggota jaringan Jamaah Anshart Daulah (JAD).

detikcom memperoleh dokumentasi bahan peledak jenis TATP ini dari sumber tepercaya. TATP tersebut disimpan dalam beberapa wadah, ada stoples dan juga kotak makanan.

Bahan peledak tersebut disimpan di sebuah 'gua' kecil di kaki Gunung Ciremai. Tim Penjinak Bom (Jibom) melakukan disposal terhadap TATP di lokasi tersebut.

Bahan peledak jenis TATP ini diakui milik napi terorisme (napiter) jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) bernama Imam Mulyana. Pengakuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh tim Densus 88 AT Poli dan gabungan Polda Jawa Barat serta Polres Majalengka dengan mengecek ke lokasi.

"Berdasarkan keterangan Imam Mulyana tersebut, pada hari Jumat, 1 Oktober 2021, tim Densus 88 AT Polri bersama dengan tim Jibom Brimob Polda Jabar, Inafis Polres Majalengka, tim Polres Majalengka, dan tim Lapas Sentul yang mengawal napiter Imam Mulyana melakukan pencarian. Seluruh tim membelah hutan yang lebat dengan rute yang tidak lazim selama berhari-hari," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (4/10/2021).

Setelah penyusuran di lokasi, petugas akhirnya menemukan 'Mother of Satan' itu di ketinggian 1.450 mdpl.

"Tim pada akhirnya menemukan bahan peledak berupa TATP sebanyak 35 kg itu di ketinggian 1.450 mdpl di sebuah lokasi tersembunyi dan sulit untuk dijangkau, di seputaran Desa Bantar Agung, Sindangwangi, Majalengka, Jawa Barat," sambungnya.


Simak selengkapnya di halaman selanjutnya