Bom 35 Kg di Ciremai Milik Teroris yang Ditangkap Saat Kunjungan Jokowi 2017

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 16:21 WIB
Jakarta -

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menemukan 35 kg bom TATP 'Mother of Satan' di kaki Gunung Ciremai, Blok Cipager, Desa Bantar Agung, Sindangwangi, Majalengka, Jawa Barat (Jabar). Bom TATP itu dimiliki oleh teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) bernama Imam Mulyana, yang sebelumnya ditangkap saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Cirebon pada 2017.

"Pada hari Senin, 18 September 2017, Presiden Joko Widodo akan menghadiri acara penutupan kegiatan Festival Keraton Nusantara (FKN) ke IX Tahun 2017 di Taman Gua Sunyaragi, Cirebon. Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang terduga teroris di sekitar Bandara Cakrabhuwana, Kota Cirebon, Jawa Barat, tiga jam sebelum presiden mendarat," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin (4/10/2021).

"Densus 88 mencurigai gerak-gerik seorang pemuda di dekat Bandara Cakrabuana, Cirebon, hingga akhirnya melakukan penangkapan. Terduga teroris itu bernama Imam Mulyana, 31 tahun, warga desa Brujul Wetan, Jatiwangi, Majalengka," sambungnya.

Ramadhan menjelaskan Densus 88 menyita satu buah koper berisi sangkur, airsoft gun, buku ajakan berjihad, dan beberapa benda mencurigakan lainnya dari Imam. Dari hasil penyelidikan awal saat itu, Imam diketahui berniat untuk merampas senjata anggota polisi yang mengamankan kedatangan Jokowi, sekaligus melukainya.

Imam pun ditahan di Lapas Gunung Sindur. Ramadhan membeberkan Densus 88 berupaya melakukan deradikalisasi dan pembinaan berkelanjutan terhadap Imam Mulyana.

Saat itulah Imam mengakui dia menyembunyikan 35 kg bom TATP di kaki Gunung Ciremai. TATP sendiri dijuluki 'Mother of Satan' karena memiliki daya ledak yang tinggi.

"Hingga akhirnya terdakwa teroris itu berikrar untuk mengakui kedaulatan NKRI dan setia kepada Pancasila. Kepada Densus 88 Imam membuat pengakuan yang mencengangkan: dia bersama komplotannya masih menyimpan bahan baku TATP sebanyak 35 kilogram. Penyimpanan bahan peledak yang dikenal sebagai 'The Mother of Satan' karena ledakannya yang dahsyat itu berada di kaki Gunung Ciremai," jelas Ramadhan.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.