detik's Advocate

Bagaimana Cara dan Biaya Mengubah Status Tanah Girik Jadi SHM?

Tim detikcom - detikNews
Senin, 04 Okt 2021 09:01 WIB
ilustrasi dokumen sertifikat
Ilustrasi dokumen sertifikat (Foto: iStock).

Biaya Pembuatan Sertipikat Tanah dari Girik

Biaya pembuatan sertipikat tanah dari girik berbeda, tergantung lokasi dan luas tanah. Berdasarkan PP Nomor 13/2010 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (BNBP) yang berlaku di Badan Pertanahan Nasional, berikut beberapa biaya yang harus diperhitungkan, yaitu:

1.Tarif ukur (Tu)
Jika luas tanah (L) di bawah 10 hektar (10.000 meter persegi), maka rumus perhitungan Tu = (L/500 x HSBKu-Harga satuan biaya khusus kegiatan pengukuran) + Rp100.000
2.Tarif Panitia Penilai A (Tpa)
Tpa = (L/500 x HSBKpa - Harga satuan biaya khusus panitia penilai A) + Rp350.000
3.Pelayanan pendaftaran tanah
4.Pendaftaran untuk pertama kalinya: Rp50.000
5.Biaya transportasi, konsumsi, dan akomodasi (TKA) petugas pengukur
6.Biaya sertifikasi tanah

Contoh perhitungan biaya pembuatan sertifikat tanah

Sebagai ilustrasi, berikut biaya pembuatan sertifikat untuk tanah di Jakarta seluas 150 meter persegi dengan harga jual Rp 500.000.000,00

Ilustrasi biaya (Dok. Istimewa)Ilustrasi biaya (Dok. Istimewa).

Dengan catatan: HSBKu yang berlaku adalah Rp80.000 dan HSBKpa yang berlaku adalah Rp 67.000,00 Angka ini didapatkan sesuai rumus di atas.

Harga ini tentunya setimpal dengan kepastian hak milik saudara terhadap tanah. Lagipula, jika suatu saat saudara berniat menjual tanah tersebut, nilainya akan jadi lebih tinggi karena sudah memiliki sertifikat hak milik.

Terima Kasih

Tim Pengasuh detik's Advocate

Tentang detik's Advocate

detik's Advocate adalah rubrik di detikcom berupa tanya-jawab dan konsultasi hukum dari pembaca detikcom. Semua pertanyaan akan dijawab dan dikupas tuntas oleh para pakar di bidangnya.

Pembaca boleh bertanya semua hal tentang hukum, baik masalah pidana, perdata, keluarga, hubungan dengan kekasih, UU Informasi dan Teknologi Elektronik (ITE), hukum merekam hubungan badan (UU Pornografi), hukum waris, perlindungan konsumen dan lain-lain.

Identitas penanya bisa ditulis terang atau disamarkan, disesuaikan dengan keinginan pembaca. Seluruh identitas penanya kami jamin akan dirahasiakan.

Pertanyaan dan masalah hukum/pertanyaan seputar hukum di atas, bisa dikirim ke kami ya di email: redaksi@detik.com dan di-cc ke-email: andi.saputra@detik.com

Semua jawaban di rubrik ini bersifat informatif belaka dan bukan bagian dari legal opinion yang bisa dijadikan alat bukti di pengadilan serta tidak bisa digugat.


(asp/gbr)