Wanita Pemotor Tunggu Video Maaf Polisi Genit, Bakal Diuplod di Medsos

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Sabtu, 02 Okt 2021 22:00 WIB
Womens hand typing on mobile smartphone, Live Chat Chatting on application Communication Digital Web and social network Concept. Work from home.
Foto: Getty Images/iStockphoto/oatawa
Jakarta -

Perempuan inisial RNA (27) masih berharap polisi genit yang meminta nomor HP kepadanya, meminta maaf dan divideokan. Jika hal itu terjadi, RNA akan mengupload di akun media sosialnya.

"(Video klarifikasi) pernyataan menyesal dan permintaan maaf," ujar RNA dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Sabtu (2/10/2021).

Dirinya menyebut, video klarifikasi tersebut nantinya akan diunggah ke media sosial. Pasalnya, kejadian tersebut mulanya diunggah RNA melalui akun Twitternya.

"Saya upload lagi ke media sosial. Karena konten saya kan sudah menjadi konsumsi publik," papar RNA.

Hanya saja, permintaan RNA ini belum dikabulkan oleh pihak kepolisian. Menurut RNA, pihak kepolisian keberatan apabila FA harus menyampaikan permintaan maafnya lewat video.

RNA tak bisa berharap banyak dari permintaannya itu. Ia menyerahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian.

"Kalau sekarang sih....karena kemarin saya sudah sampaikan (permintaan buat video klarifikasi) mereka keberatan. Tapi saya juga bilang 'tolong kalau emang bisa disampaikan, sampaikan aja' cuma saya nggak maksa kalau emang ini nggak bisa," ujarnya.

RNA juga sudah menyampaikan tuntunan video klarifikasi atas kejadian itu pada saar di-BAP beberapa waktu lalu di Polres Metro Tangerang Kota.

"Bahwa itu kan saya sudah sampaikan pas BAP itu. Jadi itu saya udah sampaikan, kalau dari saya ya itu. Tapi pihak kepolisian itu merasa keberatan kalau bikin video itu. Karena dia masih anggota kepolisian," ungkapnya.


Tak Tuntut Proses Hukum

Di sisi lain, RNA mengaku tidak menuntut FA secara proses hukum. RNA menyerahkan sepenuhnya ke polisi jika FA harus diberikan sanksi.

"Tapi pihak Polres (Metro Tangerang Kota) akan tetap memproses tindakan selanjutnya. Karena untuk hukuman dari pihak instansi bukan menjadi ranah saya mas, saya serahkan semua ke kepolisian," ujar RNA.

FA minta maaf di halaman selanjutnya.