Kopi Koboy Bantah Langgar PPKM: Kami Sudah Tutup Saat Polisi Razia

Annisa Rizky - detikNews
Sabtu, 02 Okt 2021 17:34 WIB
Kopi Koboy bantah langgar operasional di masa PPKM level 3
Kopi Koboy, Radio Dalam, Jaksel (Annisa Rizky/detikcom)
Jakarta -

Polisi merazia Kopi Koboy di Radio Dalam, Jakarta Selatan, karena masih beroperasi hingga dini hari tadi. Namun pihak Kopi Koboy membantah dan menegaskan bahwa, saat polisi datang, sebetulnya kafe sudah tutup.

"Iya, jadi saya mau konfirmasi. Jadi gini, itu sebenarnya kita sudah tutup, Nah, pas polisi datang tuh, kita masih bersih-bersih, makanya dianggapnya kita masih buka, padahal kita sebenarnya sudah tutup di situ," ujar Public Relations Kopi Koboy, Faradiba Aprilia, kepada detikcom di lokasi, Sabtu (2/10/2021).

Saat disambangi sore tadi, Kopi Koboy membuka operasionalnya. Terlihat ada beberapa pengunjung di Kopi Koboy.

Saat didatangi polisi, pihak Kopi Koboy sudah menjelaskan kegiatan operasional sudah ditutup. Namun polisi berkeras mengira kafe masih beroperasi.

"Iya, sudah ngejelasin. Tapi memang mungkin dari merekanya juga mungkin lihatnya ada orang-orang, jadi dikiranya kita belum tutup," katanya.

"Logikanya, kalau kita melakukan kesalahan, kita nggak buka dong. Buktinya hari ini kita masih buka kan," tambahnya.

Jam Operasional Sesuai Aturan

Faradiba mengaku, selama PPKM ini, jam operasional kafe mengikuti peraturan pemerintah. Dia menyebutkan kafe buka pada pukul 10.00-00.00 WIB.

Pengunjung yang datang pun dibatasi maksimal 25 persen. Sebelum masuk ke area, pengunjung bakal dicek suhu dan harus menunjukkan sertifikat vaksin.

"Kita masih ikuti pemerintah ya. Tutup jam 00.00 WIB, kapasitas maksimal 25 persen," ujarnya.


Baca selengkapnya di halaman selanjutnya