Hari Tanpa Kekerasan Internasional, Berawal dari Hari Lahir Mahatma Gandhi

Salma Rafifa Aprillya - detikNews
Sabtu, 02 Okt 2021 09:41 WIB
Hari Tanpa Kekerasan Internasional, Berawal dari Hari Lahir Mahatma Gandhi
Hari Tanpa Kekerasan Internasional, Berawal dari Hari Lahir Mahatma Gandhi (Foto: BBC Magazine)

Hari Tanpa Kekerasan Internasional: Ini Definisinya

Gerakan Tanpa Kekerasan artinya adalah menolak penggunaan kekerasan fisik untuk mencapai perubahan sosial atau politik. Sering digambarkan sebagai "politik rakyat biasa", bentuk perjuangan sosial ini telah diadopsi oleh berbagai populasi massa di seluruh dunia dalam kampanye untuk keadilan sosial.

Profesor Gene Sharp, seorang sarjana terkemuka tentang perlawanan tanpa kekerasan, mengungkapkan bahwa aksi non-kekerasan adalah teknik dimana orang-orang yang menolak kepasifan dan ketundukan, dan yang melihat perjuangan sebagai hal yang esensial, dapat mengobarkan konflik mereka tanpa kekerasan. Aksi non-kekerasan bukanlah upaya untuk menghindari atau mengabaikan konflik. Ini adalah salah satu respon terhadap masalah bagaimana untuk bertindak secara efektif dalam politik, terutama bagaimana menggunakan kekuasaan secara efektif.

Salah satu prinsip utama dari teori non-kekerasan adalah bahwa kekuatan penguasa bergantung pada persetujuan penduduk. Oleh karena itu, non-kekerasan berusaha untuk melemahkan kekuatan tersebut melalui penarikan persetujuan dan kerjasama dari rakyat. Ada tiga kategori utama dalam gerakan non-kekerasan yakni:

  1. Protes dan persuasi, termasuk pawai dan berjaga
  2. Tidak bekerjasama
  3. Intervensi non-kekerasan, seperti blokade dan okupansi.

Demikian informasi soal Hari Tanpa Kekerasan Internasional mulai dari latar belakang penetapan, hingga inspirasi sosok Mahatma Gandhi. Yuk tolak kekerasan demi capai dunia yang aman dan damai.


(izt/imk)