Polisi Panggil Pengelola Apartemen di Jaktim Terkait Prostitusi ABG

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Jumat, 01 Okt 2021 17:02 WIB
Internet search bar with phrase prostitution
Ilustrasi (Foto: dok. iStock)
Jakarta -

Polisi masih menyelidiki kasus prostitusi ABG di apartemen di Jakarta Timur. Polisi memanggil pihak pengelola apartemen untuk dimintai keterangan terkait kasus tersebut.

Kanit 4 Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dedi mengatakan hari ini pihaknya telah memanggil pengelola apartemen. Namun yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan.

"Sudah dipanggil untuk hari ini, tidak memenuhi panggilan," kata Dedi dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Jumat (1/10/2021).

Dedi mengungkapkan panggilan kedua untuk pihak pengelola apartemen telah dijadwalkan pada Senin (4/10).

"Kita panggil untuk panggilan kedua. (Hari) Senin," ucap Dedi.

Prostitusi Libatkan Korban-Pelaku Anak

Sebelumnya, Polda Metro Jaya membongkar praktik prostitusi anak di bawah umur di sebuah apartemen di Jakarta Timur. Tiga orang anak perempuan usia 16-17 yang jadi korban diamankan polisi di apartemen tersebut.

Kasus ini terungkap setelah polisi menyelidiki laporan dari ibu salah satu korban. Dalam laporannya ke polisi, sang ibu mengatakan anaknya tidak pulang ke rumahnya berhari-hari.

Ketiga remaja tersebut diketahui berusia 16 dan 17 tahun. Di lokasi tersebut, polisi juga menangkap dua ABG laki-laki berusia 17 tahun yang merupakan muncikari.

"Modusnya adalah mengajak anak korban menjadi pacar dan mengajak stay di apartemen. Selanjutnya menawarkan open BO (anak di bawah umur) dengan menggunakan aplikasi media sosial MiChat," ujar Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis (30/9/2021).

(mea/mea)