ADVERTISEMENT

detikcom Do Your Magic

Lubang Sumber Genangan di Hek Kramat Jati Bakal Ditambal Besok

Athika Rahma - detikNews
Jumat, 01 Okt 2021 15:37 WIB
Lubang tanggul Kali Baru sumber genangan Jl Raya Bogor, kawasan pertigaan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur. 1 Oktober 2021. (Athika Rahma/detikcom)
Lubang tanggul Kali Baru sumber genangan Jl Raya Bogor, kawasan pertigaan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur. 1 Oktober 2021. (Athika Rahma/detikcom)
Jakarta -

Tanggul yang rusak di Kali Baru, Kramat Jati, Jakarta Timur, bakal diperbaiki. Kerusakan tanggul ini menjadi penyebab air Kali Baru merembes ke salah satu kios dan menyebabkan jalan di kawasan Hek tergenang.

"Rencana akan dimulai besok untuk penambalan," kata Camat Kramat Jati, Rudy Syahrul, kepada detikcom, Jumat (1/10/2021).

Jalanan yang menjadi becek dan licin gara-gara limpasan air itu ada di Jl Raya Bogor, tak jauh dari pertigaan Hek.

Rudy mengatakan petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Timur akan melakukan perbaikan tersebut pukul 09.00 WIB.

"Mereka dari jam 09.00 WIB sudah mulai," katanya.

Jl Raya Bogor, di Kawasan Hek, Kramat Jati Jakarta Timur, terendam.Jl Raya Bogor di kawasan Hek, Kramat Jati Jakarta Timur, terendam. (Foto: dok. pasangmata)

Sudin SDA Jaktim sebenarnya sudah melakukan perbaikan di tanggul kali di dekat jalan masuk Perumahan Bulak Rantai. Perbaikan tersebut sudah berjalan 2 bulan.

Rudy mengaku pihaknya terus melakukan diskusi untuk mencari solusi terbaik atas masalah ini.

"Saya sedang pimpin rapat untuk mencari solusinya, yang bolong-bolong untuk ditambal," katanya.

Diketahui, genangan air di kawasan pertigaan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur, muncul imbas rusaknya dinding kali. Air dari kali tersebut merembes melalui kios percetakan dan mengalir ke jalanan.

Lubang tanggul Kali Baru sumber genangan Jl Raya Bogor, kawasan pertigaan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur. 1 Oktober 2021. (Athika Rahma/detikcom)Lubang tanggul Kali Baru sumber genangan Jl Raya Bogor, kawasan pertigaan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur. 1 Oktober 2021. (Athika Rahma/detikcom)

Banyak pengguna jalan yang merasa terganggu karena jalan menjadi basah dan licin. Mereka berharap pemerintah segera melakukan perbaikan atas hal ini.

(dnu/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT